Jakarta, situsenergi.com
Kondisi distribusi BBM di Kota Medan dan sekitarnya terus menunjukkan perbaikan. Setelah percepatan distribusi dilakukan secara intensif, antrean kendaraan di sejumlah SPBU kini mulai kembali normal.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan optimalisasi rantai pasok terus dilakukan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
“Kondisi penyaluran BBM di Kota Medan terus menunjukkan perkembangan yang positif. Antrean di sejumlah SPBU mulai kembali normal sebagai hasil dari berbagai upaya percepatan distribusi yang kami lakukan bersama seluruh pemangku kepentingan. Kami akan terus mengoptimalkan operasional hingga pelayanan kepada masyarakat kembali normal sepenuhnya,” ujar Fahrougi.
Untuk mempercepat pemulihan, Pertamina mengoperasikan Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam. Perusahaan juga menambah armada mobil tangki melalui skema spot charter, memperkuat personel Awak Mobil Tangki (AMT), serta mengoptimalkan pasokan dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.

Langkah tersebut diperkuat melalui sinergi bersama BPH Migas, TNI, Polri, pemerintah daerah, Hiswana Migas, pengusaha SPBU, hingga mitra transportir agar distribusi berlangsung lebih cepat dan efektif.
Pertamina juga terus memantau stok dan penyaluran di seluruh SPBU. Jika kebutuhan di suatu wilayah meningkat, perusahaan segera menyesuaikan pasokan melalui skema Reguler Alternatif Emergency (RAE).
Perbaikan layanan mulai dirasakan masyarakat. Samsuri (60), pengemudi ojek daring di Medan, mengaku antrean pengisian BBM kini jauh lebih lancar dibanding beberapa hari sebelumnya.
“Sekarang kondisinya sudah jauh lebih baik. Antrean sudah berkurang dan pengisian BBM juga lebih lancar. Saya merasakannya sendiri. Terima kasih kepada pemerintah dan Pertamina yang terus bekerja sehingga kondisinya semakin membaik,” katanya.
Untuk memastikan kondisi di lapangan, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Kepala BPH Migas meninjau langsung operasional SPBU di Kota Binjai. Peninjauan tersebut bertujuan memastikan pasokan dan pelayanan BBM kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Pertamina turut mengapresiasi dukungan BPH Migas, TNI, Polri, pemerintah daerah, Hiswana Migas, pengusaha SPBU, mitra transportir, serta seluruh Perwira Pertamina yang berkolaborasi mempercepat distribusi BBM di Sumatera Utara.
Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Untuk informasi maupun pengaduan layanan, Pertamina menyediakan Pertamina Customer Solution 135 yang beroperasi selama 24 jam. (*)
Leave a comment