Logo SitusEnergi
Pacu Efisiensi, Indonesia Berencana Impor LNG Qatar Pacu Efisiensi, Indonesia Berencana Impor LNG Qatar
Jakarta, situsenergy.com Ternyata salah satu hasil kunjungan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani ke Indonesia, Rabu (18/10) lalu, membuahkan kesepakatan terkait rencana... Pacu Efisiensi, Indonesia Berencana Impor LNG Qatar

Jakarta, situsenergy.com

Ternyata salah satu hasil kunjungan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani ke Indonesia, Rabu (18/10) lalu, membuahkan kesepakatan terkait rencana impor impor gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) dari Qatar.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap rencana impor LNG tersebut dapat memacu efisiensi biaya produksi di kawasan Sumatera Utara. Ia menjelaskan, impor LNG Qatar dengan harga US$ 7,16 per mmbtu atau lebih murah dibanding harga gas dalam negeri.

“Harganya itu dilaporkan Pak Arcandra (Wakil Menteri ESDM) sekitar US$ 7,16 per mmbtu sampai di listriknya. Itu lebih murah dari yang ada di dalam negeri. Nah ini yang diharapkan bisa memacu dalam negeri supaya cost lebih efisien. Walaupun tidak sesederhana itu,” paparnya.

Mantan Menko Polhukam ini menambahkan, impor LNG dari Qatar itu menjadi salah satu alternatif solusi atas tingginya harga gas di dalam negeri.

Sebelumnya, ia bahkan sempat menyampaikan ide untuk melakukan impor gas untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Indonesia barat lantaran biaya transportasi gas dari wilayah Indonesia timur yang terlalu besar.

BACA JUGA   Raih Dua PROPER Emas, Pertamina EP Konsisten Tingkatkan Kualitas Lingkungan Hidup

“Kita cari sekarang yang lebih murah. Memang mungkin cost transportasi dari Indonesia timur ke Sumut itu tinggi, dulu saya pernah cerita,” katanya.

Pemerintah, kata Luhut, juga akan menawarkan investasi pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Luhut mengungkapkan bahwa Emir Qatar menyatakan akan segera masuk ke Indonesia dan KEK Mandalika memiliki proyeksi bagus sehingga ditawarkan ke negara Timur Tengah tersebut.

Ia juga menyebutkan bahwa KEK Mandalika memiliki terminal kapal pesiar dan lapangan terbangnya akan diperpanjang hingga 3.000 meter serta akan dibangun resort halal di daerah tersebut.(adi)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *