Logo SitusEnergy
Medco dan Kansai Electric Teken Studi Kelayakan Dekarbonisasi Pembangkit Listrik Medco dan Kansai Electric Teken Studi Kelayakan Dekarbonisasi Pembangkit Listrik
Jakarta, situsenergi.com PT Medco Power Indonesia (Medco Power) dan Kansai Electric Power Co.,Inc. (Kansai) telah menandatangani nota kesepahaman untuk studi bersama mengenai kelayakan dekarbonisasi... Medco dan Kansai Electric Teken Studi Kelayakan Dekarbonisasi Pembangkit Listrik

Jakarta, situsenergi.com

PT Medco Power Indonesia (Medco Power) dan Kansai Electric Power Co.,Inc. (Kansai) telah menandatangani nota kesepahaman untuk studi bersama mengenai kelayakan dekarbonisasi pembangkit listrik di Indonesia.

Kesepakatan ini dilakukan pada Pertemuan Tingkat Menteri yang kedua mengenai kerjasama dan pengembangan energi bersih di Asia, di Tokyo, Jepang.

Dalam pernyataannya pertemuan tersebut membahas arah transisi energi di Asia serta menggarisbawahi keseimbangan antara aspek ekonomi dan lingkungan.

“Dengan memanfaatkan pengalaman Medco di sektor migas dan pembangkit listrik serta keahlian Kansai dalam teknologi dekarbonisasi di bidang kelistrikan, diharapkan studi ini dapat menghasilkan kerangka aplikasi dekarbonisasi pembangkit listrik dengan menggunakan CO2 yang ditangkap dan pemanfaatan bahan bakar biomassa untuk co-firing, dengan tujuan mengurangi emisi pembangkit listrik di Indonesia,” dalam pernyataannya yang disampaikan Medco, dikutip Rabu (28/09/2022).

Presiden Direktur Medco Power, Eka Satria menyampaikan “Sebagai perusahaan listrik berenergi bersih dan terbarukan terkemuka di Indonesia, Medco Power senantiasa mendukung komitmen Pemerintah Indonesia dalam memitigasi perubahan iklim menuju net zero. Kami percaya bahwa Carbon Capture, Storage (CCS) dan co-firing dengan menggunakan biomassa dapat menjadi solusi potensial transisi carbon offset di sektor kelistrikan,” kata dia.

BACA JUGA   SKK Migas Minta Pemerintah Dukung Penguatan Pertamina

CEO MedcoEnergi, Roberto Lorato menambahkan “Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mencapai net zero greenhouse gas emission untuk Lingkup 1 dan 2 pada tahun 2050 dan Lingkup 3 pada tahun 2060,” terangnya.(SA/SL)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *