Logo SitusEnergi
KESDM Bakal Lelang WK Migas Medio Februari KESDM Bakal Lelang WK Migas Medio Februari
Jakarta, situsenergy.com Sehari setelah pengumuman pemenang lelang Wilayah Kerja (WK) baru minyak dan gas bumi (migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) kembali... KESDM Bakal Lelang WK Migas Medio Februari

Jakarta, situsenergy.com

Sehari setelah pengumuman pemenang lelang Wilayah Kerja (WK) baru minyak dan gas bumi (migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) kembali akan melelang WK baru. Berapa jumlah WK yang akan dibuka ke publik?

“Ada 25 sampai 40 blok migas pada pertengahan Februari 2017. Blok  yang akan dilelang ini, terdiri blok terminasi, blok yang belum laku pada lelang sebelumnya, juga blok baru,” kata Wakil Menteri (Wamen) ESDM Arcandra Tahar di Jakarta, Kamis (1/2/2018).

Dia menyatakan, minimum (yang ditawarkan) 25 (blok), maksimum 40 (blok). Dari (jumlah)  itu, ada blok-blok terminasi. “Apakah terminasinya disebabkan oleh masalah teknikal atau masalah lain yang sehingga (kalau) ditawarkan pun, kalau masalah itu belum bisa kita carikan solusinya, kan tidak ada gunanya. Untuk itu satu persatu kita evaluasi, yang mana yang punya opportunity untuk diambil (investor),” katanya.

Agar investor lebih tertarik, kata dia, pemerintah juga  terus memperbaiki iklim investasi, antara lain dengan merevisi Peraturan Presiden  No 35 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Migas.

“Seperti firm komitmen bisa ditransfer. Aset yang digunakan selama eksplorasi, bisa digunakan di wilayah kerja (WK) lain atau bisa juga seandainya dalam eksplorasi tidak ditremukan hidrokarbon yang cukup, maka barang-barang yang dibeli selama masa eksplorasi,  bisa menjadi digunakan kembali oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) lain dengan membayar import duty,” papar Wamen.

BACA JUGA   Pertama di Indonesia, PTK Konversi Penggunaan Bahan Bakar Kapal

Selain itu, pemerintah juga menjanjikan keterbukaan data migas, seperti yang sudah dilakukan di negara-negara lainnya. Keterbukaan data ini akan memudahkan investor untuk menganalisa cadangan migas.

“Data yang masih aktif dan punya KKKS itu tidak bisa kita buka. (Tapi) data-data yang ada di Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) itu akan kita buka semua. Nanti  SKK Migas  akan mengumpulkan semua data dan dipayungi dalam revisi PP Nomor  35,” ujarnya sembari menambahkan bahwa pihaknya terbuka menerima masukan perbaikan agar iklim bisnis hulu migas Indonesia lebih atraktif. (Fyan)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *