Home MIGAS Minyak Jelantah Kini Diburu! Pertamina Bidik 500 Ribu Liter untuk Bahan Bakar Pesawat
MIGAS

Minyak Jelantah Kini Diburu! Pertamina Bidik 500 Ribu Liter untuk Bahan Bakar Pesawat

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Minyak jelantah yang selama ini dianggap limbah kini berpeluang menjadi sumber energi bernilai ekonomi. PT Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Koperasi meluncurkan proyek percontohan pengumpulan minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Banyumas, Jawa Tengah.

Program yang dimulai pada Kamis (29/10/2026) ini menargetkan pengumpulan 500.000 liter minyak jelantah selama empat bulan. Selain mendukung ketahanan energi nasional, inisiatif tersebut membuka peluang usaha baru bagi koperasi sekaligus membantu mengurangi pencemaran lingkungan.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menegaskan, masyarakat memiliki peran penting dalam membangun ekosistem energi berkelanjutan.

“Dari dapur warga, kita bangun fondasi pasokan. Melalui koperasi, kita perkuat pengumpulan. Dan dengan kapabilitas Pertamina dari hulu hingga hilir, kita jadikan minyak jelantah bagian dari solusi energi berkelanjutan,” ujar Simon.

Sekolah di Kupang Dapat Suntikan Baru, Pertamina NRE Benahi Sanitasi SD Alak Kupang, Situsenergi.com Fasilitas sanitasi UPTD SD Negeri Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendapat perhatian baru. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyalurkan bantuan untuk memperbaiki sarana sanitasi yang digunakan siswa dan guru. Pertamina NRE menentukan bantuan tersebut setelah melakukan rapid assessment pada 25 September 2026. Tim perusahaan bertemu pihak sekolah sekaligus melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sebelum menentukan kebutuhan yang perlu mendapat dukungan. Berawal dari Cek Langsung ke Sekolah Penyerahan bantuan berlangsung di UPTD SD Negeri Alak pada Kamis (1/10/2026). Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Alak Marlin Koreh. John mengatakan perusahaan ingin memastikan program sosial memberikan manfaat yang benar-benar terasa bagi penerima. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi siswa maupun para guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar John. Menurutnya, Pertamina NRE memilih bentuk bantuan berdasarkan kebutuhan yang perusahaan temukan langsung di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program tanggung jawab sosial perusahaan lebih relevan dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap program CSR Pertamina NRE hadir berdasarkan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat yang diberikan benar-benar dapat dirasakan secara langsung,” tambah John. Sanitasi Jadi Perhatian Sri Nur Hidayati menilai fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. “Melalui bantuan ini, Pertamina NRE berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar di lingkungan sekolah, khususnya fasilitas sanitasi yang digunakan sehari-hari oleh siswa dan guru,” kata Sri. Bagi pihak sekolah, dukungan tersebut membantu meningkatkan kelayakan fasilitas yang menunjang aktivitas sehari-hari. Marlin Koreh menyampaikan apresiasi atas perhatian Pertamina NRE terhadap kondisi sarana sekolah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pertamina NRE atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Perbaikan fasilitas sarana sekolah seperti ini sangat membantu sekolah dalam menyediakan sarana yang lebih layak dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujar Marlin. Pertamina NRE Kejar Manfaat yang Nyata Bantuan untuk SD Negeri Alak menjadi bagian dari komitmen Pertamina NRE dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan berbasis kebutuhan penerima manfaa
Minyak Jelantah Diolah Jadi Avtur

Pertamina telah mengembangkan pengolahan minyak jelantah menjadi sustainable aviation fuel (SAF) atau bahan bakar penerbangan berkelanjutan. Perusahaan juga telah menjalankan uji terbang menggunakan pesawat CN235, dilanjutkan pengujian bersama Garuda Indonesia, hingga penerbangan komersial perdana Pelita Air rute Jakarta-Denpasar pada 2025.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan, Kilang Cilacap menjadi salah satu fasilitas yang mampu memproduksi SAF dengan katalis Merah Putih hasil inovasi dalam negeri.

Pertamina juga berencana mengembangkan fasilitas serupa di Kilang Balongan, Dumai, dan Plaju. Namun, perusahaan membutuhkan pasokan bahan baku yang terjaga agar produksi energi berkelanjutan dapat berkembang.

Empat Koperasi Jadi Percontohan

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut program ini berpotensi menjadi model nasional bagi KDKMP. Empat koperasi yang mengikuti uji coba berada di Dawuhan, Kober, Karanglewas Lor, dan Karangwangkal.

Ferry menambahkan, satu liter minyak jelantah yang dibuang sembarangan berpotensi mencemari hingga satu juta liter air bersih. Karena itu, pengumpulan melalui koperasi diharapkan menciptakan manfaat ekonomi sekaligus menjaga lingkungan.

Melalui program “Jelantah Jadi Berkah”, Pertamina dan Kementerian Koperasi ingin membangun rantai pasok energi yang melibatkan rumah tangga, warung makan, restoran, hingga industri kecil. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pertamina Patra Niaga Bidik 500 Ribu Liter Minyak Jelantah, Bisa Jadi Bahan Bakar Pesawat!

Banyumas, Situsenergi.com PT Pertamina Patra Niaga menggandeng Kementerian Koperasi untuk mengubah minyak...

Pertamina Drilling Bidik 5 Negara ASEAN, Ada Peluang Bisnis Baru!

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) membidik peluang bisnis...

PIEP Cetak Nilai Inovasi US$197 Juta, Bukan Sekadar Penghematan!

Yogyakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) mencatat penciptaan nilai...

Pertamina Bikin Petani Bali Makin Mandiri, Pendapatan Tembus Rp585 Juta Setahun

Bali, Situsenergi.com Petani di kawasan Subak Sembung, Uma Palak, Denpasar Utara, Bali,...