Jakarta, Situsenergi.com
PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mengukir prestasi di sektor energi nasional dengan meraih Penghargaan Energi Subroto 2026 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Perusahaan ini memenangkan kategori Tata Kelola dan Kepatuhan Terbaik untuk Perusahaan berkat penerapan prinsip tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Penghargaan tersebut diberikan atas upaya PHM memperkuat pengendalian internal, menindaklanjuti hasil audit secara berkala, serta menjaga kepatuhan dalam proses pengadaan dan pembayaran.
Kepala BPSDM ESDM, Prahoro Yulijanto Nurtjahyo, menyerahkan penghargaan kepada Manager SCM & Asset Management PHM, Dhanang Resnamurti, dalam acara di The Westin Hotel Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan
General Manager PHM, Muzwir Wiratama, menilai penghargaan tersebut sebagai pengakuan pemerintah atas komitmen perusahaan dalam menjalankan tata kelola yang baik dan menaati peraturan perundang-undangan.
“Penilaian mencakup penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran, serta penguatan sistem pengawasan dan pengendalian untuk mencegah terjadinya pelanggaran,” jelas Muzwir.
Menurutnya, pencapaian ini tidak terlepas dari kontribusi seluruh pekerja dalam menjaga integritas perusahaan. PHM juga menjadikan penghargaan tersebut sebagai dorongan untuk memperkuat budaya kepatuhan di setiap lini organisasi.
“Di PHM, penerapan tata kelola yang baik bukan sekadar pemenuhan terhadap ketentuan, tetapi merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan, menjaga keberlanjutan operasi, dan memastikan setiap proses bisnis dijalankan secara bertanggung jawab,” ujarnya.
Pengadaan dan Pembayaran Jadi Perhatian
PHM menempatkan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) sebagai bagian penting dalam menjaga kelangsungan operasi hulu minyak dan gas bumi (migas). Perusahaan juga berupaya memastikan kegiatan operasional berjalan aman, andal, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Muzwir menegaskan, kepatuhan dalam pengadaan dan pembayaran turut menentukan kualitas hubungan bisnis dengan para mitra kerja.
“Kepatuhan dalam proses pengadaan dan pembayaran menjadi bagian dari upaya menjaga transparansi, profesionalisme, serta integritas dalam hubungan bisnis dengan mitra kerja,” pungkasnya.
Penghargaan Bergengsi Sektor Energi
Penghargaan Energi Subroto merupakan apresiasi tertinggi Kementerian ESDM bagi pemangku kepentingan yang berkontribusi terhadap kemajuan sektor energi dan sumber daya mineral Indonesia. Ajang ini pertama kali berlangsung pada 2017 dan menggunakan nama Prof. Subroto, Menteri Pertambangan dan Energi periode 1978–1988.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk penghormatan terhadap kontribusi Prof. Subroto dalam membangun fondasi sektor energi nasional.
Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan sumber daya energi tidak hanya berorientasi pada nilai ekonomi dan produksi, tetapi harus mendukung kedaulatan serta kesejahteraan masyarakat.
Sebagai anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Zona 8, PHM mengelola operasi hulu migas di Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur. Perusahaan menjalankan kegiatan bisnis dengan mengacu pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk mendukung keberlanjutan produksi migas nasional. (***)
Leave a comment