Home MIGAS PetroChina Catat Hasil 465% Target Program Workover 2026
MIGAS

PetroChina Catat Hasil 465% Target Program Workover 2026

Share
PetroChina Catat Hasil 465% Target Program Workover 2026
Share

Jakarta,Situsenergi.com

PetroChina International Jabung (PCJL) telah berhasil melaksanakan kegiatan Workover pada sumur NG-24HZ yang dimulai pada 10 Agustus 2026. Sumur tersebut berlokasi di Lapangan North Geragai, Wilayah Kerja Jabung, Jambi.

Kadept Operasi KUPS SKK Migas secara tertulis menyampaikan kepada media di Jakarta, Selasa (25/8/2026), diingorasikan, program Workover NG-24HZ merupakan bagian dari Filling The Gap (FTG) yang telah disetujui SKK Migas dengan objektif pekerjaan berupa new perforation dengan target gas sebesar 1.14 MMSCFD.

Berdasarkan hasil uji produksi yang telah dilakukan sampai dengan 24 Agustus 2026 sumur NG-24HZ mencatatkan hasil gas 5.3 MMSCFD (465% dari target) pada choke 64/64″. Gas yang dihasilkan terkonfirmasi aman tanpa kandungan Hâ‚‚S maupun CO, sementara kandungan COâ‚‚ sangat rendah. Hasil uji produksi tersebut dihasilkan dari Formasi Benakat A-37 di interval 3858′ – 3877′ MD.

Dijelaskan, status pekerjaan saat ini masih melanjutkan finalisasi tahapan flow test, evaluasi deliverability dan final completion sebelum sumur diserahkan kepada operasi produksi sesuai target onstream pada September 2026.
Secara operasional, sumur ini dikerjakan oleh PCJL dengan menggunakan Rig Bohai#91 (550 HP) dengan total durasi pekerjaan hingga saat ini selama 14.7 hari dari rencana 26 hari. Estimasi biaya (based on field estimate cost) yang sudah dikeluarkan hingga saat ini sebesar $470,495.7 atau setara dengan 43 6% dari rencana anggaran sebesar $1,077,799 yang telah disetujui oleh SKK Migas.

Sebagai informasi tambahan, NG-24HZ merupakan sumur horizontal hasil sidetrack dari NG-24 yang dibor pada 19 Maret 2002 dan telah berproduksi sejak April 2002. Program workover tahun 2026 mengoptimalkan pengurasan potensi reservoir melalui pembukaan interval produktif yang masih memiliki peluang menghasilkan tambahan produksi.

Keberhasilan ini semakin memperkuat keyakinan bahwa program FTG (Filling The Gap) melalui optimalisasi sumur existing dapat menjadi salah satu strategi efektif untuk menjaga produksi di WK Jabung, sekaligus mendukung upaya menahan laju penurunan produksi sambil menunggu proyek-proyek pengembangan berikutnya. (MK/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pertamina Eco RunFest 2026: Gebrakan 7 Jurus Hijau, Tiket Jadi Donasi Lingkungan

Jakarta, situsenergi.com Pertamina Eco RunFest 2026 kembali hadir dengan konsep yang lebih...

PHR Resmikan EPF Libo, Produksi Migas Didorong Makin Ngebut

Libo, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan resmi mengoperasikan Early...

PLTS Pulau Sembur Jadi Andalan Pertamina NRE, Listrik 24 Jam Buka Peluang Ekonomi Warga

Bali, situsenergi.com Program PLTS 100 GWp pemerintah mulai menunjukkan dampak nyata di...

PHR Pertahankan 3 ISO, Tata Kelola Migas Makin Tangguh

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali mempertahankan tiga sertifikasi ISO...