Libo, situsenergi.com
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan resmi mengoperasikan Early Production Facility (EPF) di Libo Gathering Station (GS), Kabupaten Siak, Riau. Fasilitas ini hadir untuk mengatasi keterbatasan kapasitas penampungan dan pengolahan sekaligus memperkuat kelancaran produksi minyak dan gas.
Peresmian EPF berlangsung dalam agenda “New Chapter, Greater Production, Brighter Future Libo Operation” pada Senin (24/8). Fasilitas tersebut menjadi bagian dari strategi PHR mengoptimalkan aliran produksi dari Lapangan Libo.
General Manager Zona Rokan Andre Wijanarko mengatakan pengoperasian EPF mencerminkan kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga produksi energi nasional.
“Keberhasilan pengoperasian fasilitas EPF di Libo GS ini adalah bukti nyata sinergi dan kontribusi kita bersama,” ujar Andre.
Selain EPF, PHR juga merampungkan sejumlah proyek pendukung. Proyek itu mencakup penggantian cerobong pembakaran gas, Integrated Fire Alarm System (IFAS), serta Public Address & General Alarm (PAGA).

Infrastruktur Libo Makin Kuat
PHR sebelumnya meningkatkan kapasitas Gardu Induk Libo dari 10,5 MVA menjadi 24,5 MVA melalui proyek Libo Substation Upgrade. Infrastruktur tersebut mendukung pasokan listrik untuk Electrical Submersible Pump (ESP) dan Water Injection Pump (WIP).
Penguatan tersebut turut mendukung uji produksi sumur Libo SE #86 yang mencatat 1.274 BOPD dengan Water Cut 0 persen.
Andre meminta seluruh pekerja dan mitra terus menjaga keselamatan serta memperkuat kolaborasi.

“Mari terus berkolaborasi, menjaga keselamatan kerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi negeri,” tutur Andre. (***)
Leave a comment