Balikpapan, situsenergi.com
Program Revitalisasi Mangrove (PORTAL) PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menunjukkan hasil positif di kawasan Shorebase Tanjung Batu, Kariangau, Balikpapan Barat, Kalimantan Timur.
Hasil monitoring 2026 mencatat peningkatan keanekaragaman hayati, baik flora maupun fauna. Pada kelompok fauna, petugas menemukan 49 jenis dari 33 famili.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada jenis burung. Jumlahnya bertambah 48 persen, dari 25 jenis pada 2022 menjadi 37 jenis pada 2026.
Sementara itu, jenis herpetofauna meningkat dari enam menjadi sembilan jenis. Jumlah mamalia juga bertambah dari dua menjadi tiga jenis.
Flora Mangrove Naik 61 Persen
Keanekaragaman flora bahkan tumbuh 61 persen, dari 13 jenis pada 2022 menjadi 21 jenis pada 2026.

Bakau minyak (Rhizophora apiculata) dan api-api hitam (Avicennia alba) menjadi jenis dominan yang membantu menstabilkan substrat serta menyerap karbon.
VP HSSE PTK Nasruli mengatakan program PORTAL berjalan sejak 2022 untuk menjaga fungsi ekologis kawasan pesisir.
“Peningkatan jumlah spesies yang teridentifikasi ini menjadi bukti nyata pentingnya kawasan mangrove PTK Shorebase Tanjung Batu sebagai benteng perlindungan biodiversitas Indonesia,” ujar Nasruli.

PTK melakukan evaluasi menggunakan sejumlah metode ilmiah, termasuk line transect, point count, visual encounter survey, dan camera trap. Langkah tersebut membantu perusahaan mengukur perkembangan ekosistem mangrove secara berkala. (*)
Leave a comment