Pekanbaru, situsenergi.com
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mencatat hasil positif dari pengeboran sumur infill Menggala South-21 di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Berdasarkan pengujian awal, sumur tersebut mampu menghasilkan potensi 2.035 barel minyak per hari (BOPD) dengan water cut 0 persen.
Sumur berarah tipe J itu menargetkan reservoir Formasi Menggala pada kedalaman sekitar 4.146 kaki. Pengeboran berlangsung sejak Juni 2026 dan rampung pada 19 Juli 2026.
Namun, tim menghadapi sejumlah tantangan teknis selama proses pengeboran. Tantangan tersebut meliputi long open hole section, potensi sloughing shale, loss circulation, fault crossing, hingga risiko differential sticking.
General Manager Zona Rokan Andre Wijanarko mengatakan capaian tersebut menunjukkan potensi lapangan eksisting di Blok Rokan masih besar.
“Keberhasilan Sumur Menggala South-21 menunjukkan bahwa pengembangan lapangan eksisting di Blok Rokan masih memiliki potensi yang sangat baik,” ujar Andre.
Selain mencatat potensi produksi tinggi, PHR menyelesaikan pengeboran 9 persen lebih cepat dari rencana. Perusahaan juga mencatat efisiensi biaya hingga 44 persen.

Operasi menggunakan Rig GW-337 berkapasitas 550 HP Electric Rig dan berlangsung tanpa insiden keselamatan kerja. PHR selanjutnya akan mengevaluasi potensi pengembangan area Menggala dan sekitarnya untuk menjaga kontribusi terhadap produksi migas nasional. (*)
Leave a comment