Bontang, Situsenergi.com
Badak LNG memperkuat komitmennya mendukung pertanian berkelanjutan melalui pelatihan pengolahan limbah menjadi produk bernilai bagi Kelompok Tani Karya Bersama di Kampung Hortikultura HOP 7, Bontang, Selasa (30/6).
Pelatihan yang menjadi bagian dari Program Semai Bumi itu membekali peserta dengan keterampilan membuat kompos dari limbah non-B3, booster asam amino, serta insektisida ramah lingkungan. Narasumber Dwi Dally juga mengenalkan pemanfaatan kalsium silikat dari limbah industri LNG sebagai pengganti kapur dolomit.

Program ini mengusung konsep ekonomi sirkular dengan mengolah sisa pertanian, peternakan, perikanan, hingga limbah non-B3 menjadi produk yang bermanfaat bagi sektor pertanian. Langkah tersebut diharapkan mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan produktivitas lahan secara berkelanjutan.
Pjs. Manager CSR & Relation Badak LNG, Syuhril, mengatakan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat kapasitas petani agar lebih mandiri.

“Semoga ilmu yang diperoleh hari ini menjadi langkah nyata menuju pertanian yang lebih mandiri dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Syuhril.
Melalui Program Semai Bumi, Badak LNG ingin memperkuat kolaborasi dengan kelompok tani binaan sehingga tercipta ekosistem pertanian yang inovatif, berdaya saing, serta mendukung pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. (***)
Leave a comment