Home LISTRIK PLN–ESDM Genjot Pemerataan Listrik, 100 Rumah Prasejahtera di Fakfak Akhirnya Terang
LISTRIK

PLN–ESDM Genjot Pemerataan Listrik, 100 Rumah Prasejahtera di Fakfak Akhirnya Terang

Share
PLN–ESDM Genjot Pemerataan Listrik, 100 Rumah Prasejahtera di Fakfak Akhirnya Terang
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia (kedua dari kiri) didampingi Bupati Fakfak, Samaun Dahlan (kedua dari kanan), dan Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Ali Baham Temongmere (kanan) menyalakan listrik secara simbolis di rumah Arobi Namudat (kiri), salah satu penerima manfaat Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Desa Fakfak Selatan, Kabupaten Fakfak pada Minggu (16/11). Sebanyak 100 keluarga prasejahtera di Kabupaten Fakfak, Papua Barat kini telah menikmati listrik lewat bantuan penyambungan gratis tersebut.
Share

Fakfak, Situsenergi.com

Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) kembali digulirkan Kementerian ESDM bersama PLN. Kali ini, 100 keluarga prasejahtera di Fakfak, Papua Barat akhirnya menikmati listrik gratis sebagai bagian dari agenda besar “Merdeka dari Kegelapan”.

Langkah ini menjadi bukti komitmen pemerintah membuka akses listrik bagi masyarakat wilayah 3T. Banyak warga mengaku kehidupannya langsung berubah setelah rumah mereka tersambung aliran listrik. Kamal Retraubun, misalnya, merasa lebih lega karena kini bisa memakai meteran sendiri setelah bertahun-tahun bergantung pada listrik mertua. Aktivitas keluarga pun berjalan lebih nyaman.

Kisah serupa disampaikan Arobi Namudat, warga Fakfak Selatan. Ia menyebut bantuan ini mewujudkan mimpinya memiliki listrik mandiri tanpa harus menyambung dari rumah tetangga. Menurutnya, dukungan pemerintah dan PLN membuat kebutuhan dasar masyarakat semakin terjamin.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan seluruh warga, termasuk keluarga prasejahtera, merasakan keadilan energi. Ia mengingatkan bahwa masih banyak rumah yang punya jaringan listrik, tetapi tak mampu memasang sambungan karena keterbatasan ekonomi. BPBL hadir untuk menjawab masalah itu.

Hingga September 2025, sebanyak 135.482 keluarga telah masuk kategori siap sambung dari target 215.000 rumah. Khusus Papua Barat, pemerintah menargetkan 4.550 rumah menerima BPBL tahun ini. Bahlil menambahkan bahwa rasio elektrifikasi Papua Barat masih berada di 89%, jauh di bawah angka nasional 99%. Karena itu, Fakfak menjadi prioritas dengan hampir 500 rumah masuk daftar pemasangan gratis.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan kesiapan PLN menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo dan Menteri ESDM untuk mempercepat pemerataan listrik. Menurutnya, listrik adalah fondasi ekonomi, penentu akses pendidikan, dan pendorong pengentasan kemiskinan.

Selain BPBL, PLN juga meresmikan UP3 Fakfak yang sebelumnya ULP. Kehadiran unit baru ini diharapkan memperkuat layanan kelistrikan seiring tumbuhnya kebutuhan masyarakat Fakfak. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PLN dan KKP Sepakat Perkuat Listrik untuk Dukung Ketahanan Pangan dan Energi

Jakarta, situsenergi.com PT PLN (Persero) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat...

Tarif Listrik Juli-September 2026 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli dan Stabilitas Ekonomi

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk Triwulan III...

PLN EPI Dorong Bioenergi, Potensi Biomassa Indonesia Capai 83,4 Juta Ton per Tahun

Jakarta, situsenergi.com PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus memperluas pengembangan...

Sistem Kelistrikan Jawa Berangsur Pulih, PLN Pastikan Keandalan Pembangkit Makin Kuat

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN (Persero) memastikan kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa...