Home Uncategorized Menteri ESDM: Harga Pertalite Bisa Turun Jika Harga Minyak di Kisaran USD 60 per Barel
Uncategorized

Menteri ESDM: Harga Pertalite Bisa Turun Jika Harga Minyak di Kisaran USD 60 per Barel

Share
Menteri ESDM: Harga Pertalite Bisa Turun Jika Harga Minyak di Kisaran USD 60 per Barel
Share

Jakarta, situsenergi.com

Harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite belum mengalami penurunan dan masih berada di angka Rp 10 ribu per liter. Padahal saat ini harga minyak mentah telah berada di kisara USD70 per barel.

Namun Menteri ESDM Arifin Tasrif mengungkapkan bahwa harga Pertalite baru akan turun jika harga minyak mentah menembus USD 60 per barel.

“Jadi harga BBM baru bisa turun kalau harga minyak sudah di bawah USD60, kaya dulu,” kata Arifin dikutip Jakarta, Sabtu (09/12/2023).

“Harga keekonomian Pertalite yang saat ini masih ada selisih dengan harga yang dijual di pasaran,” sambung Arifin.

Sementara berdasarkan data Bloomberg, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak Januari 2024 terpantau menguat 1,50% ke level USD70,38 per barel pada Jumat pukul 11.27 WIB.

Sedangkan, harga minyak patokan Brent kontrak Februari 2024 terpantau menguat 0,51% atau 0,38 poin ke level USD74,68 per barel.(Ert/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pertamina Sulap Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Anak Muda Diajak Ikut Transisi Energi

JAKARTA, Situsenergi.com Minyak jelantah yang selama ini identik dengan limbah dapur ternyata...

PHR Regional 1 Sabet Penghargaan Tertinggi Berkat Program CSR Berkelanjutan

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 meraih penghargaan Best...

Groundbreaking Masela Jadi Sinyal Positif Energi Nasional

Jakarta, situsenergi.com Groundbreaking proyek LNG Abadi Masela yang dilakukan beberapa waktu lalu...

Produksi Migas PHE Capai 935 Ribu BOEPD, Cadangan Baru Bertambah pada Semester I 2026

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat produksi migas sebesar 935...