Home Uncategorized Jonan Batasi Kuota Pembelian Batubara DMO 100 Juta Ton per tahun
Uncategorized

Jonan Batasi Kuota Pembelian Batubara DMO 100 Juta Ton per tahun

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menetapkan kuota pembelian batu bara untuk Domestic Marget Obligation (DMO) termasuk pembangkit listrik sebesar 100 juta ton pertahun. Aturan tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 1395 Tahun 2018.

Batas kuota tersebut dinilai cukup oleh Jonan untuk memenuhi kebutuhan batu bara sebagai salah satu bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Sebab, selama ini rata-rata konsumsi batu bara untuk kelistrikan sebesar 80 juta-90 juta ton per tahun.

“Batasannya setahun itu maksimum 100 juta ton, konsumsinya kelistrikan nasional. Batu bara nasional itu 100 juta ton setahun,” ujar Jonan di Balikpapan, Kalimantan, seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (9/3).

Jonan juga menyebut, batasan kuota itu untuk memastikan agar PLN benar-benar membeli batu bara dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah untuk kebutuhan pembangkit listrik, bukan untuk kepentingan lain. Dia pun mengaku tak segan-segan untuk akan memberikan sanksi kepada PLN jika membeli batu bara dengan harga DMO naum digunakan untuk kepentingan lain.

“Kalau ada pertanyaan nanti dibeli PLN harganya US$ 70 (batas harga DMO) terus dijual lagi? Enggak ada. Kalau ketahuan itu kita kenakan sanksi. Makanya dibatasi 100 juta ton maksimum,” tegasnya.

‎Selain itu, didalam Kepmen tersebut juga mengatur soal nilai kalori dalam batu bara tersebut, yaitu 6.322 kcal/kg (GAR).

“‎Itu di GAR 6.322, kontennya ada, sulfurnya berapa, segala macam ada. Nanti pakai rumus. Kalau misalnya PLN pakainya 4.200, dihitungan panjang konversinya,” pungjkasnya. (SNU)

 

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

BLOK MASELA: Akhirnya Presiden Prabowo Mengeksekusinya

Oleh : Gunawan Adji* “Mengapa sebuah proyek strategis nasional dapat tertunda selama...

HILIRISASI BATU BARA: Mitigasi Risiko—DME vs. Syngas

Serial Pemikiran Hilirisasi Batu Bara Oleh: Gunawan Adji* “Semakin besar investasi negara,...

PHE Genap 19 Tahun, Kuasai 65 Persen Produksi Minyak Nasional dan Perkuat Ketahanan Energi

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menandai usia ke-19 dengan memperkuat...

Pertamina Drilling Dorong Green Drilling Lewat Sustainability Talk pada Hari Lingkungan Hidup 2026

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia memperkuat komitmen terhadap operasional ramah...