Home ENERGI ESDM : Potensi Mineral, Batubara dan Panas Bumi Kembali Ditemukan
ENERGI

ESDM : Potensi Mineral, Batubara dan Panas Bumi Kembali Ditemukan

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan pada tahun 2020 lalu telah melakukan survei dan penyelidikan potensi mineral di sembilan titik. Sementara untuk survei untuk mengetahui potensi kandungan batubara yang dilakukan sebanyak enam titik. Selanjutnya untuk survei pengungkapan potensi panas bumi dilakukan di enam titik yang berbeda.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Eko Budi Lelono menjelaskan untuk survei penyelidikan potensi kandungan mineral sembilan lokasi yang disurvei yaitu di Aceh Besar, Mandailing Natal, Aceh Selatan, Mamuju, Sambas, Sumbawa Barat, Banggai Kepulauan, Pulau Halmahera dan di Halmahera Tenggara. “Dari 9 lokasi survei itu terkandung potensi berbagai macam mineral baik logam atau non logam yang kami inventarisasi potensinya,” kata Eko dalam konferensi pers virtual, Rabu (20/1).

Sementara itu untuk wilayah yang disurvei untuk mengungkap potensi cadangan batubara yaitu di Bengkulu Utara, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat, Balangan Kalimantan Selatan, Musi Rawas Sumatera Selatan, Enrekeng Sulawesi Selatan, Kabupaten Baru dan Bone Sulawesi Selatan. Dari survei ini ditemukan potensi batubara hipotetik sebesar 36 juta ton. Kemudian empat lapisan batubara dengan kisaran ketebalan 0,5 meter sampai 7 meter. Lalu blok prospek batubara tebing tinggi dengan total sumber daya hipotetik sebesar 7,8 juta ton.

“Kami melakukan survei karakteristik batubara, sehingga jika nanti akan dilakukan hilirisasi kita sudah tahu di mana lokasi yang sesuai,” sambungnya.

Sementara untuk survei pengungkapan potensi panas bumi yang dilakukan  yaitu di Aloe Calong Pidie, Aceh. Lalu di Ciamis Jawa Barat, Panulisan Cilacap, Buol Sulawesi Tenggara, Pinrang Sulawesi Selatan dan di Nagekeo Nusa Tenggara Timur. “Ini kedepan kami akan tindaklanjuti beberapa lokasi setidaknya 3 lokasi yang akan kami lakukan pengeboran untuk membuktikan adanya panas bumi,” pungkasnya. (DIN/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...