Home ENERGI Krakatau Steel Optimalisasi Platform Digital
ENERGI

Krakatau Steel Optimalisasi Platform Digital

Share
krakatau steel optimalisasi platform digital
Share

Jakarta, situsenergy.com

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) akan berupaya mengedepankan digitalisasi dalam proses bisnisnya. Pasalnya dengan digitalisasi diyakini akan mampu mendorong perbaikan kinerja dan bisa melakukan efisiensi lebih besar.

Direktur Utama KRAS, Silmy Karim menjelaskan bahwa digitalisasi yang dilakukan produsen baja ini yaitu dengan meluncurkan platform digital yaitu Digital Control Tower, KRASmart Connect dan Sales Go. Dengan adanya platform tersebut memungkinkan direksi melakukan penyelesaian persoalan dengan cepat dan bisa mengontrol secara real time proses produksi.

“Digitalisasi adalah masa depan dan kita tidak mau ketinggalan bahkan kita ingin jadi yang terdepan. Dengan digitalisasi bisa mendukung proses restrukturisasi dan transparansi serta mewujudkan efisiensi. Bahkan bisa mendukung kecepatan kami dalam mengambil keputusan di setiap persoalan,” kata Silmy Karim dalam konferensi pers virtual, Selasa (29/12/2020).

Dengan digitalisasi, lanjut Silmy, juga memungkinkan perseroan mengeksekusi dengan cepat seluruh klaim dan order produk ke pelanggannya. Hal ini karena terdapat fitur order management system yang dapat dipantau oleh konsumen secara real time. Bahkan dalam platform digitalnya juga dilengkapi dengan fitur ETA (estimated time of arrival) untuk mempermudah konsumennya dalam pengaturan logistik.

“Kita bisa gunakan aplikasi ini dalam proses pemesanan, untuk platform market place difokuskan hanya pada pelanggan Krakatau Steel pada awal peluncurannya,” kata dia.

Lebih lanjut dalam mendigitalkan proses bisnis ini, KRAS memaksimalkan peran anak usahanya yaitu PT Krakatau Information Technology. Secara umum pembangunan sistem IT dan platform digital oleh perseroan dilakukam secara mandiri tanpa melibatkan pihak ketiga.

“Kita paket hemat artinya secara gotong royong kita kedepankan solusi dengan memaksimalkan sumber daya yang ada, kita tidak menghire dari luar untuk hasilkan platform ini. Jadi sangat minim biayanya karena hasil gotong royong dari internal,” ungkapnya.

Terkait dengan efisiensi usaha, Silmy menyatakan bahwa pihaknya mampu melakukan efisiensi sebesar 50 persen dari seluruh rangkaian bisnisnya. Hal ini diklaim menjadi sebuah rekor yang baik dalam kurun waktu dua tahun belakangan ini.

“Perusahaan yang beromset puluhan triliun ini dengan ribuan karyawan dan dengan parameter biaya yang berbeda, itu bukan kerjaan mudah untuk bisa melakukan efisiensi tapi Alhamdulillah kita bisa lewati itu dengan berhemat,” pungkasnya. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...