Home ENERGI Pengujian Jaringan Transmisi Bawah Tanah di Makassar Capai Progres Fisik 95%
ENERGI

Pengujian Jaringan Transmisi Bawah Tanah di Makassar Capai Progres Fisik 95%

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

PLN menyelesaikan pengujian tegangan tinggi terhadap jaringan transmisi bawah tanah bertegangan 150 kilo Volt (kV) di Makassar yang menghubungkan antara Gardu Induk (GI) 150 kV di Tanjung Bunga dengan Gas Insulated Switchgear (GIS) 150 kV di Bontoala. Pekerjaan jaringan transmisi kabel bawah tanah 150kV Tanjung Bunga – Bontoala ini merupakan bagian dari masuk program Proyek Strategis Nasional.

Menurut General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi Bagian Selatan (UIP Sulbagsel), I Putu Riasa,
jaringan transmisi bawah tanah ini, berfungai untuk melanjutkan aliran daya dari jaringan transmisi Punagaya – Tanjung Bunga yang rampung beberapa pekan lalu.

Hal ini ditujukan untuk semakin meningkatkan keandalan listrik Kota Makassar. “Progres fisik pekerjaan saat ini telah mencapai 95% dan dalam tahap persiapan pengoperasian,” kata Raisa dalam keterangan persnya yang diterima Situsenergy.com di Jakarta, Jumat (09/10).

Menjelang beroperasi, kata dia, jaringan transmisi bawah tanah 150 kV Tanjung bunga – Bontoala harus melalui beberapa tahap pengujian terlebih dulu, hingga memperoleh Rekomendasi Layak Bertegangan (RLB).

“Alhamdulilah, tadi malam kami sudah menyelesaikan salah satu tahap pengujian akhir yaitu High Voltage (HV) Test. Dalam pengujiannya, kami mengoptimalkan mobile HV test. Untuk mempercepat mobilisasi peralatan, dan mempermudah proses pengujian. Kami memohon doa dan restunya guna kelancaran pekerjaan di lapangan karena masih ada beberapa tahap pengujian sedang dilaksanakan,” papar Raisa.

Perlu diketahui, pengujian High Voltage (HV) merupakan salah satu pengujian yang dipersyaratkan sebelum mendapatkan sertifikat laik bertegangan. Pengujian ini mengoptimalkan mobile HV Test bertipe WRV 90/150 T yang diposisikan pada satu sisi Gardu Induk.

“Pengujian tidak mengunakan tegangan listrik dari sistem yang ada karena kami menghindari jika terjadi gangguan yang akan berdampak kepada pelanggan. Dengan menggunakan peralatan Mobile HV Test, pengujian kami tidak akan mengurangi kualitas pelayanan terhadap pelanggan,” tutup Riasa.(mul/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PTBA dan PNRE Jajaki PLTS di Lahan Pascatambang

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) bersama PT Pertamina New...

KII Gandeng OMS Italia, Industri Valve Nasional Siap Naik Kelas Lewat Alih Teknologi

Cikarang, situsenergi.com PT Katup Industri Indonesia (KII) memperkuat langkahnya di industri manufaktur...

Penyesuaian Regulasi Harga LNG Diperlukan Demi Jaga Daya Saing Industri Nasional

Jakarta, situsenergi.com Lonjakan harga LNG global menekan pasar energi dunia. Kerusakan fasilitas...

PTBA Tebar Dividen Jumbo Rp1,32 Triliun, Pemegang Saham Auto Cuan!

Jakarta, situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) memutuskan membagikan dividen tunai...