Home ENERGI Penuhi Pembiayaan, PLN Terbitkan Obligasi dan Sukuk Berkelanjutan
ENERGI

Penuhi Pembiayaan, PLN Terbitkan Obligasi dan Sukuk Berkelanjutan

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menerbitkan obligasi berkelanjutan IV. Disaat yang sama PLN juga menerbitkan sukuk ijarah berkelanjutan IV.

Penjamin emisi dalam aksi korporasi yang dilakukan oleh perseroan adalah, PT Indopremier Sekuritas, PT Bahana Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Dari dua instrumen yang diterbitkan, PLN berharap bisa meraih dana sebesar Rp1,87 triliun.

Vice President Public Relations PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri menyampaikan, dana hasil penerbitan obligasi tersebut rencananya akan digunakan untuk menyokong ekspansi PLN di proyek ketenagalistrikan 35.000 megawatt (MW). PLN juga menggunakan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan umum perusahaan.

“Perusahaan akan menggunakan dana tersebut untuk proyek 35 GW dan juga untuk memenuhi kebutuhan umum perusahaan,” ujar Arsya dalam keterangannya, Jumat (11/9).

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, PLN menerbitkan obligasi dan sukuk yang masing-masing terdiri dari 5 seri. Untuk obligasi terdiri dari obligasi berkelanjutan IV PLN tahap I tahun 2020 seri A memiliki nilai emisi sebesar Rp312 miliar dan tingkat bunga 6,70 persen. Seri ini bertenor 5 tahun dan akan jatuh tempo pada 8 September 2025.

Kemudian obligasi seri B memiliki nilai emisi sebesar Rp28 miliar dan tingkat bunga 7,25 persen bertenor 7 tahun dan akan jatuh tempo pada 8 September 2027. Selanjutnya obligasi seri C memiliki nilai emisi sebesar Rp158 miliar dan tingkat bunga 7,90 persen bertenor 10 tahun yang akan jatuh tempo pada 8 September 2030.

Berikutnya adalah seri D memiliki nilai emisi sebesar Rp841 miliar dan tingkat bunga sebesar 8,65 persen bertenor 15 tahun yang akan jatuh tempo pada 8 September 2035. Terakhir adalah obligasi seri E memiliki nilai emisi sebesar Rp161 miliar dan tingkat bunga sebesar 8,86 persen. Seri ini bertenor 20 tahun dan akan jatuh tempo pada 8 September 2040.

Kemudian untuk rincian sukuk ijarah berkelanjutan IV PLN tahap I tahun 2020 terdiri dari seri A memiliki nilai emisi sebesar Rp39 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp2,61 miliar per tahun. Seri ini bertenor 5 tahun dan akan jatuh tempo pada 8 September 2025. Selanjutnya sukuk ijarah seri B memiliki nilai emisi sebesar Rp35 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp2,53 miliar per tahun. Seri ini bertenor 7 tahun dan akan jatuh tempo pada 8 September 2027.

Sukuk ijarah seri C memiliki nilai emisi sebesar Rp 200 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp15,80 miliar per tahun. Seri ini bertenor 10 tahun dan akan jatuh tempo pada 8 September 2030. Untuk sukuk ijarah seri D memiliki nilai emisi sebesar Rp56 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp4,84 miliar per tahun. Seri ini bertenor 15 tahun dan akan jatuh tempo pada 8 September 2035.

“Lalu sukuk ijarah seri E dengan nilai emisi sebesar Rp46,50 miliar dan cicilan imbalan ijarah Rp4,11 miliar per tahun. Seri ini bertenor 20 tahun dan akan jatuh tempo pada 8 September 2040,” pungkasnya. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...