Home ENERGI Staf Presiden Bicara Tantangan Industri Hulu Migas
ENERGI

Staf Presiden Bicara Tantangan Industri Hulu Migas

Share
Staf Presiden Bicara Tantangan Industri Hulu Migas
Staf Presiden Bicara Tantangan Industri Hulu Migas
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Tantangan industri hulu minyak dan gas bumi (Migas) semakin kompleks. Apa saja tantangannya?

“Ada tantangan eksternal dan internal. Tantangan eksternal diantaranya adalah adanya penurunan harga minyak dunia dan kompetisi di dunia global,” kata Darmawan Prasojo, Staf Khusus Kepresidenan Bidang Energi dalam sambutannya pada acara Sharing Session & Forum Group Discussion tentang Rencana Penajaman Kegiatan Prioritas Kedaulatan Energi Pantauan Kantor Staf Presiden terkait Rencana Aksi Presiden  RI Tahun 2018, yang diselenggarakan Kamis (14/9) di Jakarta.

Sedang tantangan internal industri hulu migas adalah penuntasan Revisi Undang-undang Migas, terobosan kebijakan fiskal dan teknis operasional di lapangan.

Darmawan mengemukakan, pemerintahan JKW-JK telah merancang grand strategy solusi menghadapi tantangan tersebut. Kemudian Darmawan memaparkan strateginya bahwa setiap ladang minyak mempunyai karakter sendiri, karena itu diperlukan suatu sistem fiskal yang fleksibel. Mempertimbangkan aspek kelayakan investasi, seperti present value, internal rate of return, payback period dan profitability ratio.

Lebih jauh Darmawan mengungkapkan, semua hal tersebut sesuai dengan visi Presiden JKW terkait Nawacita, kedaulatan energi bangsa. “Bagaimana memakmurkan rakyat,” kata Darmawan, mengutip cita-cita Presiden.

Dia juga memaparkan arahan Presiden terkait energi, yaitu relokasi subsidi BBM; pengurangan impor minyak; beralih dari minyak ke gas, penggunaan energi kerakyatan; peningkatan cadangan dan produksi migas; perbaikan ketenagalistrikan; dan meningkatkan nilai tambah industri pertambangan.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKKMigas), Arief Setiawan Handoko, membuka Sharing Session & Forum Group Discussion tersebut. Acara tersebut juga dihadiri oleh seluruh perwakilan dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS). (Fyan)

 

 

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...

Kemenkeu-ESDM Kompak Gaspol! Purbaya dan Bahlil Siap Genjot PNBP hingga Listrik Desa

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Keuangan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...