Home ENERGI PHE ONWJ Tanam 195.000 Pohon Mangrove di Karawang 
ENERGI

PHE ONWJ Tanam 195.000 Pohon Mangrove di Karawang 

Share
Share

Karawang, Situsenergy.com

PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) terus berupaya melestarikan lingkungan dengan melibatkan seluruh pekerja dan masyarakat desa.

Program Orang Tua Asuh Pohon (OTAP) digagas sejak tahun 2013, di bantaran Sungai Sedari dan Dusun Karang Sari  dengan penanaman tahap awal sekitar 10.000 bibit mangrove.

“Program OTAP adalah salah satu program Greenbelt Mangrove di pesisir Utara Karawang yang juga merupakan realisasi program berkelanjutan Siaga Lingkungan PHE ONWJ. Program ini merupakan kerjasama partisipasi pekerja dan perusahaan yang bertujuan membantu pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon mangrove di sekitar daerah operasi PHE ONWJ,” jelas VP Relations PHE, Ifki Sukarya dalam keterangan persnya yang diterima Situsenergy.com di Jakarta, Rabu (21/8).

Menurut dia, setiap dana yang disumbangkan oleh pekerja senilai Rp 60,000, dimasukkan ke dalam satu rekening. “Nanti kita akan menyumbangkan nilai yang sama dengan sumbangan pekerja, untuk selanjutnya dibelikan bibit mangrove untuk ditanam di lokasi yang disesuaikan dengan  Program PHE ONWJ,” ujarnya.

Ifki menambahkan, mangrove dipilih karena merupakan salah satu komponen ekosistem pesisir yang memegang peranan penting, baik di dalam memelihara produktivitas perairan pesisir maupun di dalam menunjang kehidupan penduduk di sekitar wilayah tersebut. “Secara ekologi dan fisik, keberadaan hutan mangrove berfungsi sebagai daerah asuhan berbagai larva biota perairan seperti ikan, udang, dan biota lainnya, serta sumber produktivitas perairan,” tukasnya.

“Mangrove menjadi jalur hijau di sepanjang pantai/muara sungai yang dapat mempertahankan kualitas ekosistem pertanian, perikanan, dan permukiman yang berada dibelakangnya dari gangguan abrasi, angin dan instrusi air laut yang semakin meningkat,” tambah dia.

Saat ini Program OTAP sudah dilakukan di 5 desa, yaitu Desa Sedari, Ciparage, Pasir Putih, Pusaka Jaya Utara, dan Cilamaya. Tercatat jumlah kumulatif mangrove di 5 desa tersebut sebanyak 195.000 pohon dengan luasan konservasi 195 Hektar. Dengan partisipasi dari ratusan  pekerja yang terlibat dalam upaya pelestarian ini.(adi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PTBA dan PNRE Jajaki PLTS di Lahan Pascatambang

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) bersama PT Pertamina New...

KII Gandeng OMS Italia, Industri Valve Nasional Siap Naik Kelas Lewat Alih Teknologi

Cikarang, situsenergi.com PT Katup Industri Indonesia (KII) memperkuat langkahnya di industri manufaktur...

Penyesuaian Regulasi Harga LNG Diperlukan Demi Jaga Daya Saing Industri Nasional

Jakarta, situsenergi.com Lonjakan harga LNG global menekan pasar energi dunia. Kerusakan fasilitas...

PTBA Tebar Dividen Jumbo Rp1,32 Triliun, Pemegang Saham Auto Cuan!

Jakarta, situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) memutuskan membagikan dividen tunai...