Home ENERGI Pertamina Kembali Masuk Fortune Global 500
ENERGI

Pertamina Kembali Masuk Fortune Global 500

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

PT Pertamina (Persero) lembali masuk dalam daftar Fortune Global 500 tahun 2019, dimana sebelumnya di di tahun 2013 semasa Dirut Pertamina dipegang oleh Karen Agustiawan juga berhasil masuk menempati urutan  ke 122.

Pertamina yang menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut.

Berada di peringkat 175, naik 78 peringkat dibandingkan daftar yang sama tahun lalu.

Daftar yang diterbitkan majalah Fortune ini menempatkan Walmart di posisi pertama, sama seperti tahun sebelumnya. Sebanyak 500 perusahaan terbesar di dunia masuk daftar ini. Perusahaan yang tersebar di 34 negara ini membukukan pendapatan 32,7 triliun dollar AS dengan laba 2,15 triliun dollar AS pada 2018. Secara keseluruhan, 500 perusahaan ini memiliki 69,3 juta pekerja di seluruh dunia.

Pertamina sendiri menurut Fortune, membukukan pendapatan 57,933 miliar dollar AS dengan laba 2,526 miliar dollar AS. “Kami bersyukur dan bangga atas pencapaian ini, yang tidak terlepas dari peran dan kontribusi seluruh pihak untuk menjadikan Pertamina sebagai a world class company,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman di Jakarta, Senin (22/7/2019).

Ia mengatakan, pencapaian ini akan memacu semangat Pertamina untuk semakin tumbuh dan memberikan nilai tambah yang tinggi bagi negara, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.

Sebelumnya dimasa Pertamina dipimpin Karen Agustiawan, BUMN tersebut telah pula meraih rangking 122  pada Fortune Global 500.

Menanggapi masuknya kembali Pertamina dalam rangking Fortune Global 500, Sofyano Zakaria , Pengamat energi , mengatakan adalah prestasi yang mengagumkan Pertamina bisa kembali menempati rangking di FG500 , sementara kita tahu bahwa saat ini dunia sedang mengalami masa sulit.

Direksi dan Pekerja Pertamina dibawah pimpinan seorang srikandi Nicke Widyawati bisa membuktikan bahwa Pertamina sanggup meraih pendapatan besar dan ini wajib di apresiasi, tutup Sofyano.  (Adi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sudah Saatnya Prabowo Juga Pecah Kementerian ESDM Menjadi Kementerian Energi Dan Kementerian Sumber Daya Mineral

Jakarta, situsenergi.com Sudah saatnya pemerintahan Prabowo mempertimbangkan secara serius pemisahan Kementerian Energi...

Sofyano: Danantara Perlu Lanjutkan Merger BUMN Atau Subholding atau Anak Perusahaan BUMN

Jakarta, situsenergi.com Keberhasilan merger subholding di lingkungan PT Pertamina (Persero) patut diapresiasi...

Opini: Danantara Harus Jadi Alat Negara Mengembalikan Saham BUMN ke Pangkuan Bangsa

Oleh: Sofyano ZakariaDirektur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Keberadaan Danantara harus dimaknai...

KAI Perkuat Ketahanan Energi Lewat Angkutan Barang Non-Batubara

Jakarta, Situsenergi.com PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja solid pada awal...