Home MIGAS Pertamina Punya Senjata Baru! Teknologi Ini Bisa Buru Cadangan Migas Tersembunyi
MIGAS

Pertamina Punya Senjata Baru! Teknologi Ini Bisa Buru Cadangan Migas Tersembunyi

Share
Pertamina Punya Senjata Baru! Teknologi Ini Bisa Buru Cadangan Migas Tersembunyi
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Pertamina terus mencari cara untuk meningkatkan penemuan cadangan minyak dan gas bumi (migas). Kali ini, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mengandalkan SeepsPro, teknologi geokimia yang mampu mendeteksi rembesan mikro hidrokarbon di permukaan bumi.

Teknologi berbasis analisis microseepage tersebut membantu mengidentifikasi potensi cekungan migas secara lebih akurat, cepat, dan ramah lingkungan. Kehadirannya menjadi salah satu langkah Pertamina memperkuat kemampuan eksplorasi di tengah tantangan pencarian sumber energi baru.

Corporate Secretary Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y Nasroen, mengatakan SeepsPro mencerminkan transformasi teknologi yang terus dikembangkan Subholding Upstream Pertamina.

“Ke depan, SeepsPro akan terus diintegrasikan secara masif di berbagai wilayah kerja operasional PHE guna mempercepat penemuan cadangan migas baru,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi tim riset Pertamina (Persero) dan PHE dalam mengembangkan teknologi geokimia tersebut.

SeepsPro Raih Pengakuan di Forum Teknologi Global

Kemampuan SeepsPro menarik perhatian industri dalam ajang Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026. Inovasi PHE ini mendapat pengakuan pada kategori Oil & Gas Innovation.

Sekolah di Kupang Dapat Suntikan Baru, Pertamina NRE Benahi Sanitasi SD Alak Kupang, Situsenergi.com Fasilitas sanitasi UPTD SD Negeri Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendapat perhatian baru. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyalurkan bantuan untuk memperbaiki sarana sanitasi yang digunakan siswa dan guru. Pertamina NRE menentukan bantuan tersebut setelah melakukan rapid assessment pada 25 September 2026. Tim perusahaan bertemu pihak sekolah sekaligus melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sebelum menentukan kebutuhan yang perlu mendapat dukungan. Berawal dari Cek Langsung ke Sekolah Penyerahan bantuan berlangsung di UPTD SD Negeri Alak pada Kamis (1/10/2026). Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Alak Marlin Koreh. John mengatakan perusahaan ingin memastikan program sosial memberikan manfaat yang benar-benar terasa bagi penerima. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi siswa maupun para guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar John. Menurutnya, Pertamina NRE memilih bentuk bantuan berdasarkan kebutuhan yang perusahaan temukan langsung di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program tanggung jawab sosial perusahaan lebih relevan dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap program CSR Pertamina NRE hadir berdasarkan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat yang diberikan benar-benar dapat dirasakan secara langsung,” tambah John. Sanitasi Jadi Perhatian Sri Nur Hidayati menilai fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. “Melalui bantuan ini, Pertamina NRE berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar di lingkungan sekolah, khususnya fasilitas sanitasi yang digunakan sehari-hari oleh siswa dan guru,” kata Sri. Bagi pihak sekolah, dukungan tersebut membantu meningkatkan kelayakan fasilitas yang menunjang aktivitas sehari-hari. Marlin Koreh menyampaikan apresiasi atas perhatian Pertamina NRE terhadap kondisi sarana sekolah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pertamina NRE atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Perbaikan fasilitas sarana sekolah seperti ini sangat membantu sekolah dalam menyediakan sarana yang lebih layak dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujar Marlin. Pertamina NRE Kejar Manfaat yang Nyata Bantuan untuk SD Negeri Alak menjadi bagian dari komitmen Pertamina NRE dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan berbasis kebutuhan penerima manfaa

BPI Danantara menyelenggarakan forum tersebut pada 26-28 Oktober 2026 di Jakarta dengan tema “Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth”.

Ajang ini menghadirkan lebih dari 1.500 pemangku kepentingan teknologi global, termasuk 130 lebih CEO teknologi, peraih Nobel, 67 pusat riset, serta perwakilan lebih dari 50 BUMN dan perguruan tinggi.

VP Upstream Innovation Akbar menegaskan, inovasi harus memberikan dampak lebih luas, bukan sekadar meningkatkan kinerja operasional.

PHE juga berkomitmen mengembangkan bisnis hulu migas dengan menerapkan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), memperkuat tata kelola, menjaga integritas, serta mencegah praktik kecurangan.

Melalui SeepsPro, Pertamina berharap teknologi dalam negeri dapat memperkuat eksplorasi sekaligus membuka peluang penemuan cadangan migas baru. (***)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Pertamina Hulu Energi Unjuk Gigi di Abu Dhabi, Bidik Peluang Bisnis Migas Global!

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina Hulu Energi (PHE) semakin agresif memperkuat posisi bisnis hulu...

Pertamina Ekspansi ke Afrika! Tiga Lapangan Migas Aljazair Masuk Bidikan

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina memperluas cengkeramannya di industri energi global. Melalui anak usahanya,...

Pertamina Turun ke Muara Jawa, Ada Bantuan Pendidikan hingga Peralatan Lawan Karhutla!

Muara Jawa, Situsenergi.com PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) memperkuat program pemberdayaan masyarakat...

Pertamina Drilling Siapkan Jurus Cetak SDM Migas Kelas Dunia, Kampus Ikut Dilibatkan!

Yogyakarta, Situsenergi.com Pertamina Drilling mulai memperkuat strategi pengembangan talenta masa depan dengan...