Home LISTRIK 8.000 Pelari Serbu BSD! PLN Electric Run 2026 Punya Standar Internasional, Ini yang Perlu Disiapkan
LISTRIK

8.000 Pelari Serbu BSD! PLN Electric Run 2026 Punya Standar Internasional, Ini yang Perlu Disiapkan

Share
8.000 Pelari Serbu BSD! PLN Electric Run 2026 Punya Standar Internasional, Ini yang Perlu Disiapkan
Peserta melihat contoh jersey PLN Electric Run 2026 yang dipajang di area race pack collection di Senayan Park Ground Floor, Jakarta Pusat. Selain pengambilan race pack, peserta juga dapat menjajal berbagai aktivasi dengan hadiah-hadiah menarik.
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Sebanyak 8.000 pelari bersiap memadati kawasan ICE BSD, Tangerang, dalam ajang PLN Electric Run 2026, Minggu (8/11). Bukan sekadar lomba lari massal, tahun ini kompetisi tersebut menghadirkan standar internasional untuk kategori Half Marathon 21K.

Menjelang perlombaan, PLN membuka penukaran race pack pada 6–7 November 2026 di Senayan Park Ground Floor, Jakarta Pusat. Peserta dapat mengambil perlengkapan mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB dengan menunjukkan bukti pendaftaran dari aplikasi PLN Mobile.

Paket peserta mencakup jersey, nomor BIB, tote bag, serta produk hidrasi dan nutrisi dari sponsor. Ajang ini menghadirkan tiga kategori, yakni Half Marathon 21K, Star Energy Geothermal 10K, dan MCI 5K.

Sekolah di Kupang Dapat Suntikan Baru, Pertamina NRE Benahi Sanitasi SD Alak Kupang, Situsenergi.com Fasilitas sanitasi UPTD SD Negeri Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mendapat perhatian baru. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyalurkan bantuan untuk memperbaiki sarana sanitasi yang digunakan siswa dan guru. Pertamina NRE menentukan bantuan tersebut setelah melakukan rapid assessment pada 25 September 2026. Tim perusahaan bertemu pihak sekolah sekaligus melihat langsung kondisi sarana dan prasarana sebelum menentukan kebutuhan yang perlu mendapat dukungan. Berawal dari Cek Langsung ke Sekolah Penyerahan bantuan berlangsung di UPTD SD Negeri Alak pada Kamis (1/10/2026). Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Corporate Secretary Pertamina NRE Sri Nur Hidayati hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Alak Marlin Koreh. John mengatakan perusahaan ingin memastikan program sosial memberikan manfaat yang benar-benar terasa bagi penerima. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi siswa maupun para guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar,” ujar John. Menurutnya, Pertamina NRE memilih bentuk bantuan berdasarkan kebutuhan yang perusahaan temukan langsung di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat program tanggung jawab sosial perusahaan lebih relevan dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap program CSR Pertamina NRE hadir berdasarkan kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat yang diberikan benar-benar dapat dirasakan secara langsung,” tambah John. Sanitasi Jadi Perhatian Sri Nur Hidayati menilai fasilitas sanitasi memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. “Melalui bantuan ini, Pertamina NRE berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar di lingkungan sekolah, khususnya fasilitas sanitasi yang digunakan sehari-hari oleh siswa dan guru,” kata Sri. Bagi pihak sekolah, dukungan tersebut membantu meningkatkan kelayakan fasilitas yang menunjang aktivitas sehari-hari. Marlin Koreh menyampaikan apresiasi atas perhatian Pertamina NRE terhadap kondisi sarana sekolah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pertamina NRE atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Perbaikan fasilitas sarana sekolah seperti ini sangat membantu sekolah dalam menyediakan sarana yang lebih layak dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujar Marlin. Pertamina NRE Kejar Manfaat yang Nyata Bantuan untuk SD Negeri Alak menjadi bagian dari komitmen Pertamina NRE dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan berbasis kebutuhan penerima manfaa

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, mengatakan kegiatan ini sekaligus mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai kebiasaan sehari-hari.

“PLN Electric Run merupakan wujud komitmen PLN dalam mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat sekaligus menghadirkan ruang kebersamaan yang positif,” ujar Gregorius.

Ada keistimewaan lain tahun ini. Kategori Half Marathon memperoleh label World Athletics Road Race 2026, sementara seluruh lintasan telah melalui pengukuran akurat agar pelari berpeluang mengejar personal best.

PLN juga menyiapkan fasilitas keselamatan berupa water station setiap dua kilometer, water mist, dan 13 tenda medis satelit. Khusus Half Marathon, penyelenggara menetapkan cut-off point di kilometer 12 dengan batas 120 menit sejak pelari terakhir memulai lomba, sedangkan batas waktu keseluruhan mencapai empat jam.

Atlet lari nasional Rikki Marthin Simbolon mengingatkan peserta agar tidak memaksakan kemampuan tubuh.

Suasana pengambilan race pack PLN Electric Run 2026 hari pertama, Jumat (6/11). Race pack collection dibuka selama 2 hari, mulai Jumat, 6 November 2026 hingga Sabtu, 7 November 2026 pada pukul 10.00 – 20.00 WIB di Senayan Park Ground Floor, Jakarta Pusat.

“Berlarilah sesuai dengan kemampuan masing-masing. Selalu semangat dan jangan menyerah sebelum mencapai garis finish. Namun, kondisi tubuh tetap harus didengarkan,” kata Rikki. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PLN Electric Run 2026 Bukan Lomba Biasa! Hadiah Rp1 Miliar, Mobil Listrik, hingga Misi Nol Emisi

Jakarta, Situsenergi.com Ajang PLN Electric Run 2026 menawarkan lebih dari sekadar kompetisi...

Cuaca Makin Panas Tagihan Listrik Membengkak

Oleh :Sofyano ZakariaPengamat Kebijakan Energi Cuaca panas yg dirasakan masyarakat di berbagai...

Bukan Cuma Bangun Pembangkit, BAPPISUS Soroti Masa Depan Listrik PLN

Jakarta, Situsenergi.com Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BAPPISUS) RI meminta PT...

PLN Kejar 199 Desa di Papua, 128 Desa Sudah Terang Sepanjang 2026!

Papua, Situsenergi.com PLN tancap gas memperluas akses listrik hingga pelosok Tanah Papua....