Denpasar, Situsenergi.com
Persaingan entrepreneur muda di Pertamuda Seed & Scale 2026 memasuki babak krusial. Sebanyak 60 peserta terpilih mengikuti bootcamp pada 1–6 November 2026 di The Patra Bali untuk mematangkan bisnis sekaligus memperebutkan gelar juara.
Para peserta telah melewati proses seleksi mulai dari kurasi hingga Elevator Pitch. Mereka terbagi dalam dua kategori, yakni 30 peserta Early Stage Startup dan 30 peserta Energy Founder yang mencakup subkategori Energy Future serta Energy Optimization.
Menariknya, para peserta berasal dari 23 perguruan tinggi di delapan provinsi di Indonesia, serta perguruan tinggi di Jepang dan Kanada. Keberagaman tersebut membuka peluang pertukaran gagasan dan kolaborasi lintas negara.
20 Investor Siap Jadi Jembatan Bisnis
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan bootcamp ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk mempertajam strategi dan memperkuat kemampuan membangun bisnis yang kompetitif.

“Melalui Bootcamp Pertamuda, kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, mempertajam strategi bisnis, serta membangun kepercayaan diri sebagai entrepreneur muda yang mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat dan industri,” ujar Baron.
Selama lima hari, peserta akan menjalani pelatihan intensif, demo day, hingga business matching eksklusif bersama 20 investor ternama. Mereka juga akan menghadapi final pitch di depan dewan juri untuk memperebutkan gelar juara Pertamuda Seed & Scale 2026.
Sementara itu, peserta yang belum masuk Top 30 tetap berkesempatan mengembangkan gagasan melalui Sprint Collaborative Challenge.
Pertamina Dorong Startup Muda Naik Kelas
Pertamuda Seed & Scale 2026 menjadi bagian dari upaya Pertamina membangun ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan. Dukungan perusahaan mencakup mentoring, pengembangan kapasitas, jejaring bisnis global, hingga akses pendanaan strategis.

Melalui program ini, Pertamina berharap semakin banyak wirausahawan muda mampu mengubah ide menjadi inovasi dan membangun bisnis bernilai tinggi. Langkah tersebut sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. (*)
Leave a comment