Semarang, situsenergi.com
PT Patra Logistik menggandeng Universitas Diponegoro (Undip) menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) di Kelurahan Kemijen, Semarang.
Kolaborasi ini menyasar tiga sektor sekaligus, yakni pengelolaan sampah, ketahanan pangan, dan kesehatan masyarakat serta sekolah.
Sampah Kemijen Jadi Fokus Utama
Melalui program MAGGOTA, sebanyak 25 perwakilan RW mendapat pelatihan membuat komposter, mengolah kompos, dan memproduksi ecoenzyme.
Patra Logistik juga menyediakan Ember Biopond, penampungan air lindi, serta pupuk cair probiotik. Program ini menyasar lingkungan dengan populasi sekitar 5.000 orang.
Di SDN Kemijen 03, program PELITA mengenalkan 29 siswa kelas V pada budidaya pangan. Siswa menanam pakcoy menggunakan botol plastik bekas serta memanfaatkan sistem penyiraman otomatis berbasis sensor kelembapan.
Corporate Secretary Patra Logistik Prakoso Yoga Ferlando mengatakan program tersebut menyesuaikan kebutuhan warga dan sekolah.
“Kolaborasi ini penting agar dukungan yang diberikan tidak hanya berupa kegiatan, tetapi juga pengetahuan dan sarana yang bisa dimanfaatkan masyarakat dan sekolah,” ujar Prakoso.
Ratusan Siswa Dapat Pemeriksaan
Patra Logistik juga memeriksa kesehatan mata 322 siswa dan menggelar edukasi cuci tangan. Selain itu, perusahaan mendukung revitalisasi UKS dan membentuk 25 kader Dokter Kecil.
Untuk lansia, kegiatan mencakup skrining gula darah 39 orang, pemeriksaan door to door 20 orang, serta pemeriksaan dan konsultasi dokter bagi 75 orang.
Lurah Kemijen Robiyanto mengapresiasi kolaborasi tersebut karena masyarakat mendapat pengetahuan yang bisa langsung diterapkan. (*)
Leave a comment