Palembang, situsenergi.com
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan memastikan kesiapan operasional Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang untuk menjaga keandalan pasokan avtur bagi sektor penerbangan di Sumatera Selatan.
Penegasan itu disampaikan saat Management Walkthrough (MWT) di AFT SMB II sebagai bagian dari upaya memastikan operasional berjalan aman, andal, memenuhi standar keselamatan, serta mendorong perbaikan berkelanjutan.
“Keandalan operasional di AFT SMB II harus terus dijaga karena menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran transportasi udara dan terpenuhinya kebutuhan energi sektor penerbangan,” ujar Mochamad Iriawan.
Ia juga mengapresiasi keberhasilan AFT SMB II menjaga On-Time Performance (OTP), terutama saat lonjakan penerbangan pada Ramadan, Idulfitri, Natal dan Tahun Baru, serta musim haji.

Sepanjang 2025, AFT SMB II menyalurkan 34.594 kiloliter avtur. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Pertamina menyiagakan tujuh unit mobil refueler di apron Bandara SMB II.
Menurut Iriawan, kesiapan infrastruktur, personel, dan sistem operasional menjadi kunci agar Pertamina mampu memenuhi kebutuhan energi saat periode puncak mobilitas masyarakat.
“Ketepatan waktu pengisian avtur pada periode-periode dengan mobilitas tinggi merupakan bukti dedikasi dan profesionalisme seluruh tim,” katanya.

Ia juga meminta penguatan pengujian sistem proteksi kebakaran, peningkatan manajemen risiko, serta optimalisasi Digital Ground Operation (DGO) atau PADMA untuk memantau proses pengisian dan validasi transaksi secara real time guna meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. (*)
Leave a comment