Home LISTRIK INDEF Bongkar Tantangan EV RI, Kebijakan Pemerintah Dinilai Belum Konsisten
LISTRIK

INDEF Bongkar Tantangan EV RI, Kebijakan Pemerintah Dinilai Belum Konsisten

Share
INDEF menilai pengembangan kendaraan listrik di Indonesia masih terkendala konsistensi kebijakan pemerintah.
Share

Jakarta, situsenergi.com

Perkembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Indonesia dinilai memiliki prospek besar seiring melimpahnya cadangan nikel nasional. Potensi tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat industri baterai sekaligus mendukung ketahanan energi.

Namun, Kepala Center of Industry, Trade, and Investment INDEF, Andry Satrio Nugroho, mengingatkan pemerintah agar tidak hanya menjadikan Indonesia sebagai pasar kendaraan listrik impor.

“Namun mulai 2026, insentif impor hanya akan diberikan kepada produsen yang berkomitmen membangun fasilitas produksi di Indonesia,” kata Andry, Sabtu (9/5/2026).

Ia menilai pengembangan industri EV nasional masih menghadapi sejumlah tantangan. Tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) disebut masih rendah, sementara rantai pasok baterai belum sepenuhnya berbasis produksi lokal.

Di sisi lain, dominasi merek kendaraan listrik asal Tiongkok dengan teknologi dan harga kompetitif membuat produsen dalam negeri sulit bersaing.

Andry juga menyoroti transisi kendaraan listrik yang belum merata di berbagai daerah. Menurutnya, penggunaan bus listrik seperti TransJakarta memang menunjukkan perkembangan positif, tetapi banyak wilayah lain masih terkendala kemampuan fiskal.

Karena itu, INDEF mendorong penerapan cukai emisi bagi kendaraan berbahan bakar fosil. Kebijakan tersebut dinilai lebih efektif untuk menekan emisi sekaligus meningkatkan penerimaan negara dibanding subsidi BBM.

“Yang dibutuhkan sekarang adalah konsistensi kebijakan agar masyarakat tidak semakin ragu untuk beralih ke kendaraan listrik,” tegasnya. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Transisi Energi Bersih Biomassa Buka Peluang Kerja Baru Hingga 150 Ribu

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mempercepat transisi energi...

PLN Bawa Pulang Kesepakatan Rp3,3 Triliun dari Electricity Connect 2026

Jakarta, Situsenergi.com Electricity Connect 2026 bukan sekadar ajang bertemunya pelaku industri listrik....

Panas Bumi Gunung Ungaran Digeber, Listrik 55 MW dan Ekonomi Warga Jadi Target

Semarang, Situsenergi.com Potensi panas bumi Gunung Ungaran, Jawa Tengah, mulai digeber untuk...

PLN Bikin Petani Bekasi Tak Takut Kemarau, Listrik Pangkas BBM 2.560 Liter

Bekasi, Situsenergi.com Musim kemarau tak lagi menjadi momok bagi petani di Desa...