Home MIGAS Pembiaran BBM Botolan, Pertamina Yang Jadi Sasaran
MIGAS

Pembiaran BBM Botolan, Pertamina Yang Jadi Sasaran

Share
Pembiaran BBM Botolan, Pertamina Yang Jadi Sasaran
Share

Oleh : Defiyan Cori
Ekonom Konstitusi

Apa itu BBM botolan? Yaitu Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijual di luar SPBU. Stasiun Penjualan Bahan bakar Umum (SPBU) adalah jaringan resmi BUMN PT. Pertamina menjual produk aslinya. Melalui sub holdingnya PT. Patra Niaga inilah kualitas produk BBM dapat dijamin. Di luar SPBU tentu tidak bisa dijamin kualitas produk BBM yang dibeli oleh konsumen.

Terkait kasus beberapa kendaraan bermotor yang mengalami gangguan (mbrebet) maka perlu dipastikan dimana konsumen melakukan pembelian. Apalagi, setelah inspeksi Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Dirjen Migas KESDM) ke SPBU wilayah Jawa Timur. Dalam uji petik atau sampel BBM jenis Pertalite beberapa SPBU itu terbukti kualitasnya memenuhi standar. Artinya, kendaraan motor yang mrebet tersebut tidak berasal dari konsumsi BBM Pertamina.

Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan kasus beberapa kendaraan bermotor di Jawa Timur mbrebet? Jelas ada faktor lain yang bisa tidak tunggal. Sudah bisa disimpulkan, bahwa BBM yang digunakan bukan berasal dari SPBU jaringan kerjasama Pertamina. Atau, memang banyak pihak yang membeli dalam jumlah tertentu di SPBU Pertamina tetapi menjualnya kembali dalam bentuk botolan kaca atau plastik air mineral. Tentu saja, BBM yang dijual oleh para pembeli ini di lokasi lain tidak bisa dijamin lagi kualitasnya. Bahkan, para penjual BBM botolan ini bukan agen dan sub agen Pertamina.

Oleh karena itu, dari kasus kendaraan bermotor yang mrebet itu, pantaskah para pihak atau masyarakat menyalahkan Pertamina? Walaupun publik paham, bahwa para penjual BBM botolan (“Pertamini”) yang membelinya dari SPBU Pertamina itu untuk mengais sedikit rezeki. Namun, demikian jaminan kualitasnya juga harus ada yang mengawasi. Sebab, pembiaran penjualan BBM yang tak berkulitas pada kasus seperti ini jelas bukan menjadi tanggungjawab Pertamina lagi. Pemerintah daerahlah (Pemda) yang harus membina dan mengawasi mereka.

Salam,
Defiyan Cori
Ekonom Konstitusi

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bali Dikebut Pulih! Pertamina Tambah 57,9 Juta Liter BBM dan 60 SPBU 24 Jam

Denpasar, Situsenergi.com Pertamina Patra Niaga menggenjot pemulihan layanan bahan bakar minyak (BBM)...

Pertamina Bor Cari Migas di Kalimantan Utara, Sumur Tingkilan-001 Dibidik Tembus 1.574 Meter

Mangkupadi, Situsenergi.com PT Pertamina Hulu Energi Lepas Pantai Bunyu (PHE LPB) memulai...

Pertamina dan Transjakarta Bidik Bus Hidrogen, Dua Unit Ditargetkan Mengaspal pada 2028!

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina (Persero) dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mulai menjajaki pengembangan...

Pertamina Lirik Limbah Lemak Jadi Bahan Bakar Pesawat, Gandeng PAL Jaya!

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina (Persero) mulai menjajaki peluang mengubah limbah lemak menjadi sumber...