Home LISTRIK Booming! Sertifikat Listrik Hijau PLN Laris Manis, Siapa Saja Pembelinya?
LISTRIK

Booming! Sertifikat Listrik Hijau PLN Laris Manis, Siapa Saja Pembelinya?

Share
Booming! Sertifikat Listrik Hijau PLN Laris Manis, Siapa Saja Pembelinya?
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata berkapasitas 1.000 MW yang berada di Kabupaten Purwakarta dan Bandung Barat, Jawa Barat sebagai salah satu pembangkit EBT yang terdaftar dalam sistem pelacakan elektronik dari APX TIGRs dan diakui secara internasional untuk mengeluarkan Renewable Energy Certificate (REC).
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT PLN (Persero) mencatat lonjakan tajam dalam penjualan Renewable Energy Certificate (REC) yang mencapai 13,68 TWh hingga semester I 2025. Angka ini tumbuh 14% secara tahunan (YoY), mencerminkan minat pasar terhadap listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) yang kian menguat.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa REC menjadi solusi konkret bagi industri dan bisnis untuk memperoleh pasokan listrik hijau yang diakui internasional, transparan, dan terjangkau. Hanya dengan Rp35 ribu per unit (1.000 kWh), perusahaan bisa mendapatkan pengakuan atas penggunaan energi bersih.

“PLN berkomitmen mendorong daya saing industri lewat penyediaan listrik hijau 100% dari pembangkit EBT. Layanan ini kami kemas secara cepat dan mudah,” ujar Darmawan.

Sejak diluncurkan pada 2020, penjualan REC terus meningkat pesat. PLN mencatat penjualan sebesar 308 ribu MWh pada 2021, lalu melonjak menjadi 1,76 juta MWh pada 2022. Pada 2023, penjualan kembali naik dua kali lipat menjadi 3,54 juta MWh dan tembus 5,38 juta MWh pada 2024. Hingga pertengahan 2025, volume penjualan sudah mencapai 2,68 juta MWh.

Saat ini, 10 pembangkit PLN telah menyuplai listrik untuk REC, termasuk PLTP Kamojang, Ulubelu, Lahendong, Ulumbu, serta PLTA Cirata, Bakaru, Saguling, Mrica, dan Orya Genyem, serta PLTM Lambur.

Sejumlah korporasi besar seperti Nike, PT Cheil Jedang Indonesia, PT Asahimas Chemical, hingga PT HM Sampoerna telah menjadi pengguna aktif REC PLN.

Head ID SMS Department PT HM Sampoerna, Imron Hamzah, menyebut kerjasama ini sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap efisiensi energi dan pembangunan berkelanjutan.

Senada, General Manager PT Inecda Plantation, Khamdi, menambahkan bahwa kemitraan ini mendukung implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

“Kami ingin terus berkontribusi dalam menurunkan emisi karbon dan membangun praktik bisnis yang berkelanjutan bersama PLN,” ujar Khamdi. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sofyano Zakaria Apresiasi PLN Ubah 42 Ton FABA PLTU Tidore Jadi Paving Block

Jakarta, situsenergi.com Program Relawan Bakti BUMN 2026 yang dijalankan PT PLN (Persero)...

PLN Gebrak Tidore! 42 Ton Limbah PLTU Disulap Jadi Paving Block

TIDORE, situsenergi.com PT PLN (Persero) membawa gebrakan dalam Program Relawan Bakti BUMN...

PLTS PLN Bikin Pulau Rengit Terang 24 Jam, Biaya Listrik Anjlok!

BELITUNG, situsenergi.com Warga Pulau Rengit, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, kini menikmati...

Bank Tanah Sediakan Lahan untuk PLTS 100 GWp

Jakarta, situsenergi.com Badan Bank Tanah menyiapkan lahan seluas 76 hektare di Kabupaten...