Home MINERBA Petrosea Raup Kontrak Tambang Rp3,5 Triliun, Ekspansi Agresif ke Sumsel
MINERBA

Petrosea Raup Kontrak Tambang Rp3,5 Triliun, Ekspansi Agresif ke Sumsel

Share
Petrosea Raup Kontrak Tambang Rp3,5 Triliun, Ekspansi Agresif ke Sumsel
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Petrosea Tbk resmi mengumumkan perolehan kontrak baru senilai sekitar Rp3,5 triliun dari PT Barasentosa Lestari (BSL), menegaskan langkah ekspansi agresif perusahaan jasa pertambangan tersebut ke wilayah Sumatera Selatan.

Kontrak kerja sama yang ditandatangani kedua pihak akan berlangsung selama lima tahun. Ruang lingkupnya mencakup layanan pengupasan dan pemindahan lapisan tanah penutup (overburden removal) di area tambang batubara milik BSL yang berlokasi di Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan.

Direktur Pertambangan PT Petrosea Tbk, Iman Darus Hikhman, mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan bagian penting dari implementasi strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas bisnis serta meningkatkan nilai perusahaan.

“Perolehan kontrak ini merupakan bagian dari implementasi strategi jangka panjang Petrosea untuk meningkatkan penciptaan nilai melalui ekspansi bisnis dan pengembangan usaha ke wilayah Sumatera Selatan,” jelas Iman dalam keterangannya pada Selasa (15/7/2025).

Petrosea sendiri bukan pemain baru di industri pertambangan nasional. Perusahaan yang telah berdiri selama lebih dari 53 tahun ini dikenal sebagai penyedia layanan terpadu di sektor tambang. Lingkup layanannya sangat luas, meliputi kegiatan pit-to-port, konstruksi sipil dan infrastruktur, hingga konsultasi teknis serta penyusunan studi kelayakan.

Dengan reputasi panjang di industri, Petrosea kerap dipercaya menangani proyek berskala besar. Kesuksesan perusahaan tidak lepas dari penerapan teknologi canggih yang mendukung operasionalnya. Dalam beberapa tahun terakhir, Petrosea semakin mengedepankan transformasi digital demi meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Salah satu inovasi teknologi yang diandalkan Petrosea adalah Minerba Digital Platform, yang terintegrasi dengan fasilitas Remote Operations Center di kantor pusat. Teknologi ini memungkinkan perusahaan memantau dan mengendalikan aktivitas operasional proyek secara real-time. Dengan demikian, segala kendala di lapangan dapat terdeteksi lebih cepat, sekaligus mempercepat pengambilan keputusan strategis.

Kontrak senilai Rp3,5 triliun ini menjadi tonggak penting bagi Petrosea, sekaligus menandai komitmen perusahaan memperkuat posisinya di wilayah Sumatera Selatan, kawasan yang kaya sumber daya batubara dan potensial menjadi pusat pertumbuhan sektor energi.

Dari sisi bisnis, langkah ekspansi ke Sumatera Selatan dinilai strategis, mengingat kawasan tersebut terus menjadi fokus investasi sektor tambang nasional. Dengan menggarap proyek pengupasan lapisan tanah penutup di tambang milik BSL, Petrosea tak hanya berpeluang meningkatkan pendapatan, tetapi juga memperluas jejaring kerja sama industri.

Keberhasilan Petrosea mengamankan kontrak jumbo ini juga menjadi sinyal positif bagi para pemangku kepentingan dan investor. Di tengah dinamika industri pertambangan yang semakin menuntut efisiensi biaya dan produktivitas tinggi, kemampuan perusahaan memperoleh proyek bernilai triliunan rupiah mencerminkan kepercayaan pasar terhadap kapabilitas dan rekam jejaknya.

Secara teknis, pengerjaan pengupasan dan pemindahan lapisan tanah penutup merupakan tahap penting dalam operasi tambang batubara. Proses ini bertujuan membuka akses terhadap cadangan batubara di bawah permukaan tanah, sehingga menjadi krusial dalam kelancaran produksi. Oleh sebab itu, pemilihan kontraktor berpengalaman menjadi faktor utama yang dipertimbangkan BSL dalam proyek ini.

Lewat proyek anyar tersebut, Petrosea tidak hanya mengamankan arus pendapatan jangka menengah, tetapi juga semakin memperkuat eksistensinya di kancah industri jasa pertambangan nasional. Dengan dukungan teknologi digital serta pengalaman panjang, perusahaan optimistis mampu menjalankan kontrak senilai triliunan rupiah ini sesuai target, baik dari sisi waktu maupun kualitas pekerjaan.

Dengan kontrak barunya di Sumatera Selatan, PT Petrosea Tbk menunjukkan tekad untuk terus melebarkan sayap bisnis, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan sektor pertambangan nasional yang berkelanjutan. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

APNI Dukung Aturan Baru HPM, Harga Nikel Dinilai Makin Transparan dan Adil

Jakarta, Situsenergi.com Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyambut positif Keputusan Menteri ESDM...

PTBA Patok Target Jumbo 49,5 Juta Ton, Siap Gebrak Pasar Spanyol Hingga Rumania

​Jakarta, Situsenergi.com Emiten pertambangan batu bara pelat merah, PT Bukit Asam Tbk...

Penjualan Batubara Dongkrak Kinerja RMK Energy 2025, Laba Tembus Rp245 Miliar

Jakarta, situsenergi.com PT RMK Energy Tbk mencatat kinerja positif sepanjang 2025 dengan...

Harga Patokan Ekspor Tembaga dan Emas Melonjak, Kemendag Ungkap Pemicu Utamanya

Jakarta, situsenergi.com Kenaikan harga komoditas tambang kembali terjadi. Kementerian Perdagangan resmi menaikkan...