Home LISTRIK Target NZE 2060 Makin Dekat, Ini Strategi Hijau PLN 10 Tahun ke Depan
LISTRIK

Target NZE 2060 Makin Dekat, Ini Strategi Hijau PLN 10 Tahun ke Depan

Share
Target NZE 2060 Makin Dekat, Ini Strategi Hijau PLN 10 Tahun ke Depan
Ilustrasi PLTS Terapung Cirata 192 MWp yang merupakan PLTS terapung terbesar se-Asia Tenggara dan ketiga di dunia berada di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Dalam 10 tahun ke depan, PLN berkomitmen menjalankan arahan Pemerintah untuk meningkatkan kapasitas pembangkit yang sebagian besar bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) sesuai dengan RUPTL 2025-2034 yang telah diumumkan oleh Kementerian ESDM pada Senin, (26/5).
Share

Jakarta, situsenergi.com

PT PLN (Persero) resmi bersiap mengeksekusi RUPTL 2025–2034, dokumen strategis ketenagalistrikan nasional yang bakal menjadi peta jalan pengembangan listrik selama 10 tahun ke depan. Menariknya, dokumen ini digadang-gadang sebagai RUPTL paling hijau dalam sejarah.

Dalam RUPTL terbaru ini, pemerintah menargetkan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 GW, dengan 76% berasal dari energi baru terbarukan (EBT) dan sistem penyimpanan energi. Ini langkah besar menuju Net Zero Emissions 2060, kata Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

“Kalau kita konsisten, 2034 bisa lampaui target energi terbarukan nasional,” ujar Bahlil dalam konferensi pers, Senin, 26 Mei 2025.

Rinciannya, pembangkit hijau terdiri dari tenaga surya 17,1 GW, tenaga air 11,7 GW, panas bumi 5,2 GW, bioenergi 0,9 GW, dan bahkan tenaga nuklir 0,5 GW. Semua ini akan didukung sistem penyimpanan energi sebesar 10,3 GW dari pumped storage dan battery energy storage system (BESS).

Sementara itu, porsi pembangkit berbasis fosil hanya sekitar 24%, yakni 10,3 GW dari gas dan 6,3 GW dari batu bara.

Pengembangan ini dibagi dua tahap. Dalam lima tahun pertama, akan dibangun 27,9 GW kapasitas pembangkit, sebagian besar dari EBT. Lima tahun selanjutnya, 90% dari 41,6 GW penambahan kapasitas juga masih didominasi EBT.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan kesiapan PLN dalam menjalankan visi hijau ini. “Kami siap hadirkan sistem kelistrikan yang andal, ramah lingkungan, dan sejalan dengan visi besar Asta Cita Presiden Prabowo,” tegasnya.

Dengan langkah ini, PLN tidak hanya sekadar menjaga pasokan listrik nasional, tapi juga menjadi motor penggerak transisi energi bersih di Indonesia. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PLTS 100 GWp Meluncur, PLN Gaspol Kejar Swasembada Energi

Jembrana, Situsenergi.com Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Program PLTS 100 gigawatt peak...

PLN SustainAction 2026 Dibuka! Inovasi Hijau Bisa Dapat Dukungan Pengembangan

Jakarta, situsenergi.com PT PLN (Persero) kembali menggelar PLN SustainAction 2026, kompetisi inovasi...

PLN Gaspol Geotermal, Kapasitas Panas Bumi Ditargetkan Tembus 7,9 GW

Jakarta, situsenergi.com PT PLN (Persero) mempercepat pengembangan energi panas bumi untuk memperkuat...

Promo Tambah Daya PLN Diskon 50%, Berlaku hingga 25 Agustus

Jakarta, situsenergi.com PLN menghadirkan promo tambah daya listrik bertajuk “Merdeka Daya” untuk...