Home MIGAS Kemenhub Dukung PIS Lakukan Ekspansi Bisnis di Pasar Internasional
MIGAS

Kemenhub Dukung PIS Lakukan Ekspansi Bisnis di Pasar Internasional

Share
Kemenhub Dukung PIS Lakukan Ekspansi Bisnis di Pasar Internasional
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub Antoni Arif Priadi mengatakan, ekspansi bisnis di pasar internasional yang dilakukan PT Pertamina International Shipping (PIS) sebagai Sub Holding Integrated Marine Logistics PT Pertamina (Persero) juga dapat menciptakan nilai (value creation) sehingga berdampak pada bisnis perusahaan dan juga mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kalau ekspansi kan sebenarnya dia full BUMN, dia juga harus bisa mengembangkan diri sebagai  creating value,” kata Antoni Arif Priadi dikutip di Jakarta, Rabu (26/6).

“Kalau PIS kan perusahaan pengangkut bahan bakar yang ke depan harus main juga di regional dan internasional. Harus ekspansi paling tidak di kawasan regional ASEAN,” lanjut Antoni Arif Priadi.

Untuk diketahui, PIS pada 2023 mencatatkan sejumlah prestasi baik dari sisi kinerja keuangan, operasional, armada, ekspansi bisnis, hingga komitmen untuk terus menjalankan bisnis berkelanjutan.

Menurut CEO PIS Yoki Firnandi, dari sisi kinerja keuangan, PIS sukses mencetak laba sebesar 330 juta dolar AS atau naik sebesar 60,94 persen dibanding tahun sebelumnya. Pencapaian itu, salah satunya didorong oleh third party revenue atau pendapatan pihak ketiga, yang porsinya meningkat dari 14 persen pada 2022 menjadi 19 persen pada 2023.

“Hal ini mencerminkan kesuksesan PIS dalam ekspansi internasional. Dengan kehadiran kantor cabang kami di Singapura dan Dubai, perusahaan kini merambah 50 rute global dan telah menjelajahi 5 benua di dunia,” ujarnya.

Lebih jauh ia mengatakan, bahwa kenaikan laba signifikan juga didorong pertumbuhan pendapatan perusahaan, yang mana PIS membukukan sebanyak 3,330 miliar dolar AS, melebihi target rancangan kerja anggaran perusahaan (RKAP) untuk 2023 sebesar 111,37 persen.

“Pertumbuhan itu didorong oleh peningkatan kargo impor free-on-board (FOB), sewa kapal, dan jasa pelabuhan. Berbagai  revenue stream juga mendorong pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) naik 16,88 persen menjadi 990,37 juta dolar AS,” paparnya.

“Sebagai urat nadi virtual energi, PIS tercatat telah mengangkut sebanyak 161 miliar liter minyak, produk BBM, dan elpiji yang didistribusikan ke seluruh negeri maupun mancanegara,” pungkasnya.(Ert/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Lelang 110 Blok Migas Dibuka, Sigma Energy Siap Garap Peluang Bisnis Baru

Jakarta, situsenergi.com Rencana lelang 110 blok migas oleh Kementerian ESDM langsung disambut...

Menata Ulang Subsidi BBM untuk Pemerataan Akses Energi Nasional

Oleh : Dina Nurul FitriaAnggota Dewan Energi Nasional Unsur Konsumen 2020–2025 Subsidi...

Pasar Murah Pertamina Dimulai dari Tuban, Paket Sembako Rp211 Ribu Dijual Rp30 Ribu

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina (Persero) menggelar program pasar murah untuk membantu masyarakat...

IRESS Desak Kejagung Kejar Dugaan Kerugian Pada AP BUMN Rp451 Miliar Terkait Perusahaan Samin Tan

Jakarta, situsenergi.com Penetapan Samin Tan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus...