Home MINERBA Pelaku Usaha Tambang Batubara Sebut Pasar Global Tengah Over Suplay
MINERBA

Pelaku Usaha Tambang Batubara Sebut Pasar Global Tengah Over Suplay

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

Kalangan pelaku usaha tambang batubara nasional mengatakan target pemerintah untuk menetapkan target produksi tahun ini terlalu tinggi.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan menilai penetapan target produksi batu bara pada 2024 mencapai lebih dari 900 juta ton yang dilakukan pemerintah terlalu jauh.

“Awalnya kami berharap sekitar 710 juta ton, ternyata 922,14 juta ton, ini dikhawatirkan bisa menekan harga karena kondisi pasar global sedang oversupply,” ungkapya saat ditemui dalam sebuah wawancara dikutip, Senin (24/03).

Dikatakannya, harga batu bara pada 2022 adalah yang paling acceptional. Namun, tren penurunan harga mulai terjadi pada 2023 karena kelebihan pasokan (oversupply).

Menurutnya, asosiasi memproyeksikan kondisi oversupply ini akan berlanjut hingga 2025 dengan asumsi produksi sebesar 710 juta ton.(SA/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

APNI Dukung Aturan Baru HPM, Harga Nikel Dinilai Makin Transparan dan Adil

Jakarta, Situsenergi.com Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyambut positif Keputusan Menteri ESDM...

PTBA Patok Target Jumbo 49,5 Juta Ton, Siap Gebrak Pasar Spanyol Hingga Rumania

​Jakarta, Situsenergi.com Emiten pertambangan batu bara pelat merah, PT Bukit Asam Tbk...

Penjualan Batubara Dongkrak Kinerja RMK Energy 2025, Laba Tembus Rp245 Miliar

Jakarta, situsenergi.com PT RMK Energy Tbk mencatat kinerja positif sepanjang 2025 dengan...

Harga Patokan Ekspor Tembaga dan Emas Melonjak, Kemendag Ungkap Pemicu Utamanya

Jakarta, situsenergi.com Kenaikan harga komoditas tambang kembali terjadi. Kementerian Perdagangan resmi menaikkan...