Home MIGAS Diisukan Ada Kebocoran Gas, Chandra Asri Shut Down Pabrik Ethylene
MIGAS

Diisukan Ada Kebocoran Gas, Chandra Asri Shut Down Pabrik Ethylene

Share
Diisukan Ada Kebocoran Gas, Chandra Asri Shut Down Pabrik Ethylene
Share

Jakarta, situsenergi.com

PT Chandra Asri Pacific Tbk membantah isu yang beredar terkait kebocoran gas di pabrik perseroan di Ciwandan, Anyer, Kota Cilegon yang terjadi akhir pekan lalu.

Sekretaris Perusahaan, Erri Dewi Riani menjelaskan bahwa bau yak sedap yang mendadak muncul itu diakibatkan oleh kegagalan fungsi alat penunjang yang berhubungan dengan air pendingin yang mengandung hidrokarbon. Untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan manajemen telah bergerak cepat dengan melakukan shutdown unit Ethylene Plant dan melakukan pembakaran di cerobong (flaring).

“Kami telah melakukan pembakaran senyawa hidrokarbon yang muncul ketika saat terjadi kondisi yang tidak biasa (abnormality) dan unplanned shutdown di pabrik. Hal ini dilakukan sebagai tindakan pengamanan sesuai prosedur perseroan dan SOP yang berlaku dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan karyawan serta masyarakat sekitar,” ujar Erri dalam keterangannya, Selasa (23/1/2024).

Demi mencegah kejadian serupa, perseroan telah melakukan review terhadap dokumen hasil inspeksi alat penunjang. Perseroan juga akan meningkatkan pengawasan terhadap seluruh operasional pabrik, meningkatkan maintenance pabrik, serta memperketat sistem keamanan pabrik.

“Perseroan senantiasa sigap dalam melakukan penanganan dengan melakukan penggantian alat penunjang pada tanggal 21 Januari 2024. Kemudian maintenance lanjutan pada beberapa alat penunjang yang mengalami kendala,” lanjutnya.

Proses start-up baru (menghidupkan kembali pabrik), akan dilakukan setelah review mendalam dari manajemen untuk memastikan kesiapan pabrik ethylene. Pihaknya juga secara aktif berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan lokal dan nasional mengenai kejadian ini untuk meminimalisir dampaknya.

“Kami telah menutup pabrik ethylene sesuai dengan persyaratan oleh otoritas setempat namun tetap menjalankan operasional kami di pabrik yang lain agar tetap dapat melayani masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PHR Bongkar Kinerja 2025! Produksi Migas Tembus 157 Ribu BOEPD, Laba Nyaris USD 900 Juta

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memamerkan sederet capaian penting sepanjang...

Sumur GNK-PD28 Lampaui Target, Pertamina Drilling Catat Produksi hingga 2.184 Barel per Hari

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mencatat capaian baru melalui...

Produksi Migas PHI Lampaui Target RKAP 2025, Catat Rekor Tertinggi dalam Lima Tahun

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat kinerja produksi minyak dan...

Iriawan Ingatkan Pertamina Waspadai Risiko Global, Ketahanan Energi Jadi Prioritas

Jakarta, Situsenergi.com Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, meminta seluruh lini...