Home ENERGI RI Genjot Pembangunanan Smelter, Ini Kata Ahli
ENERGI

RI Genjot Pembangunanan Smelter, Ini Kata Ahli

Share
RI Genjot Pembangunanan Smelter, Ini Kata Ahli
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Di mata dunia, pemerintah gencar menyampaikan bahwa bahan mentah tambang harus diolah di dalam negeri dengan membangun pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian atau smelter.

Tujuannya agar negara mendapatkan nilai lebih dengan hadirnya smelter di dalam negeri seperti adanya smelter nikel. Meski pemerintah beberapa kali mendapat desakan terkait pembangunan smelter di dalam negeri, pemerintah pantang mundur.

Dari sisi ahli menilai gencarnya hilirisasi komoditas tambang nikel, ternyata ahli kini justru menyarankan agar pemerintah menghentikan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) nikel baru di dalam negeri.

“Saat ini smelter nikel sudah semakin menjamur. Dampaknya, cadangan nikel RI semakin menipis dan tidak akan bertahan lama,” Ketua Umum Perhapi Rizal Kasli dalam sebuah wawancara televisi yang disiarkan secara live streaming dikutip, Rabu (09/08/2023).

Dia mengatakan bahwa pihaknya sudah beberapa kali mengusulkan kepada pemerintah untuk melakukan moratorium smelter nikel.

Dikatakannya bijih nikel terbagi menjadi dua jenis. Pertama, bijih nikel kadar tinggi di atas 1,5% atau saprolit yang diproses melalui smelter pirometalurgi.

“Adapun produk logam nikel yang dihasilkan dari smelter pirometalurgi ini nikel kelas dua seperti Nickel Pig Iron (NPI), feronikel, dan nickel matte,” kata dia.

“Kami kira jika semua smelter terutama yang pirometalurgi selesai dibangun, cadangan saat ini bertahan sekitar 5-7 tahun, karena jumlah kebutuhan nikel 460 juta ton (per tahun) apabila semua smelter dibangun,” katanya.(SA/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...

Kemenkeu-ESDM Kompak Gaspol! Purbaya dan Bahlil Siap Genjot PNBP hingga Listrik Desa

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Keuangan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...