Home MIGAS Jadi Koordinator Posko Nasional Sektor ESDM, BPH Migas Pastikan Distribusi Energi di Idul Fitri 1444H Berjalan Normal
MIGAS

Jadi Koordinator Posko Nasional Sektor ESDM, BPH Migas Pastikan Distribusi Energi di Idul Fitri 1444H Berjalan Normal

Share
Jadi Koordinator Posko Nasional Sektor ESDM, BPH Migas Pastikan Distribusi Energi di Idul Fitri 1444H Berjalan Normal
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Hingga hari keenam jalannya Posko Nasional sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1444H/Tahun 2023, Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), Liquefied Petroleum Gas (LPG), gas bumi melalui pipa, dan ketenagalistrikan terpantau aman.

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Erika Retnowati meminta masyarakat tetap dengan menjalankan aktivitas bersama keluarga tercinta dengan tenang dan nyaman.

“Menjadi tugas Pemerintah memastikan ketersediaan dan penyaluran energi, seperti BBM, LPG, gas bumi dan listrik periode Idul Fitri 1444H berjalan dengan baik. Alhamdulillah, Hingga Sabtu, 15 April 2023, berdasarkan pemantauan langsung di lapangan dan juga laporan tim posko, semua dalam kondisi aman dan normal,” ujar Erika, Minggu (16/4/2023).

Komite BPH Migas beserta jajaran juga secara langsung melakukan pemantauan penyediaan dan pendistribusian BBM serta gas bumi di berbagai wilayah Indonesia.

“Kita berharap selama masa Ramadhan dan Idul Fitri semua bisa berjalan dengan aman dan lancar. Masyarakat bisa melaksanakan mudik dengan gembira, suka cita, dan nyaman. Tidak ada kendala apapun,” tukasnya.

Pihaknya memperkirakan, stok BBM dan LPG dapat mencukupi kebutuhan masyarakat yang meningkat. Demikian juga penyaluran gas bumi, kegiatan niaga, pengangkutan, dan penyaluran bahan bakar gas terpantau aman.

“Di sektor ketenagalistrikan, kondisi sistem juga terpantau normal, di mana daya mampu pasok nasional di atas beban puncak,” ujarnya.

Terkait kebencanaan geologi, tercatat 4 gunungapi berada pada level III (Siaga), 17 gunung api dengan level II (Waspada). Sebanyak 47 gunungapi dengan level I atau Normal.

Sedangkan untuk gempa bumi, Erika menjelaskan, pasca kejadian gempa bumi dengan magnitudo 6,6 di sekitar Barat Laut Tuban, Jawa Timur jumat (14/4/2023) lalu, dan gempa bumi magnitudo 6,2 di wilayah Barat Daya Bengkulu Selatan, Sabtu kemarin, infrastruktur energi terpantau dalam kondisi aman, penyediaan dan penyaluran energi bagi masyarakat juga berjalan normal.

“Berdasarkan laporan dari tim di lapangan dan stakeholder, infrastruktur serta penyediaan energi, baik BBM, LPG, gas bumi, serta kelistrikan berjalan normal, tanpa gangguan,” tutup Erika.(Ert/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PHR Bongkar Kinerja 2025! Produksi Migas Tembus 157 Ribu BOEPD, Laba Nyaris USD 900 Juta

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memamerkan sederet capaian penting sepanjang...

Sumur GNK-PD28 Lampaui Target, Pertamina Drilling Catat Produksi hingga 2.184 Barel per Hari

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mencatat capaian baru melalui...

Produksi Migas PHI Lampaui Target RKAP 2025, Catat Rekor Tertinggi dalam Lima Tahun

Jakarta, situsenergi.com PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat kinerja produksi minyak dan...

Iriawan Ingatkan Pertamina Waspadai Risiko Global, Ketahanan Energi Jadi Prioritas

Jakarta, Situsenergi.com Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, meminta seluruh lini...