Home ENERGI Woww, Menkeu Sebut Realisasi Subsidi dan Kompensasi Energi 2022 Capai Rp551,2T
ENERGI

Woww, Menkeu Sebut Realisasi Subsidi dan Kompensasi Energi 2022 Capai Rp551,2T

Share
Woww, Menkeu Sebut Realisasi Subsidi dan Kompensasi Energi 2022 Capai Rp551,2T
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan realisasi belanja subsidi dan kompensasi energi sepanjang 2022 mencapai Rp 551,2 triliun, yang ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah harga global yang melonjak..

“APBN tetap jadi shock absorber yang luar biasa untuk subsidi dan kompensasi yang merupakan perlindungan terhadap masyarakat kita karena harga minyak melonjak luar biasa tinggi,” katanya dalam Konferensi Pers APBN KiTA di Jakarta, Selasa.

Menurut Sri Mulyani, realisasi Rp 551,2 triliun tersebut terdiri atas kompensasi sebesar Rp 379,3 triliun dan subsidi sebesar Rp 171,9 triliun.

“Jumlah subsidi dan kompensasi Rp 551,2 triliun merupakan tiga kali lipat dari pagu awal sebesar Rp 152,5 triliun yang sudah sempat ditambahkan menjadi Rp 502,4 triliun,” katanya dikutip di Jakarta, Rabu (04/1/2023).

Lebih jauh ia mengatakan, pada awalnya rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP) diperkirakan sebesar 63 dolar AS per barel, namun ternyata akibat situasi geopolitik antara Rusia dan Ukraina melonjak menjadi 126 dolar AS per barel dan kembali turun ke 80 dolar AS per barel.

“Secara keseluruhan satu tahun ICP kita di 97 dolar AS per barel atau lebih tinggi dari 63 dolar AS per barel,” ujarnya.

“Harga energi terutama minyak yang fluktuatif tersebut mengharuskan pemerintah menaikkan subsidi dan kompensasi karena jika tidak, maka harga minyak bisa naik empat kali lipat,” sambungnya.

Secara rinci, kata Menteri Sri, realisasi belanja subsidi Rp 171,9 triliun meliputi untuk BBM Rp 15,2 triliun, elpiji Rp 100,4 triliun dan listrik Rp 56,2 triliun, sedangkan kompensasi Rp 379,3 triliun meliputi BBM Rp 307,2 triliun dan listrik Rp 72,1 triliun.

“Anggaran kompensasi tersebut diberikan kepada PT Pertamina dan PT PLN agar dapat menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pemulihan ekonomi. Namun tentu saja, bukan untuk Pertamina dan PLN sendiri, tapi masyarakat dalam bentuk elpiji, Pertalite, diesel, dan semuanya disubsidi,” tutup Sri Mulyani.(Ert/sl)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...

Kemenkeu-ESDM Kompak Gaspol! Purbaya dan Bahlil Siap Genjot PNBP hingga Listrik Desa

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Keuangan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...