Home MIGAS Lewat Invensi PERTA–BEST, PTK Sabet Penghargaan Forum Inovasi Nasional
MIGAS

Lewat Invensi PERTA–BEST, PTK Sabet Penghargaan Forum Inovasi Nasional

Share
Share

Jakarta, situsenergi.com

Direktur Utama Pertamina Trans Kontinental (PTK), Nepos MT Pakpahan mewakili jajaran Direksi menyatakan dukungan dan apresiasinya terhadap inovasi yang dilakukan Gugus Angguk-Angguk Mantul yang mewakili PTK dalam ajang Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional (TKMPN) XXV 2021.

TKMPN merupakan ajang berbagi pengalaman dan kompetisi bagi para inovator dari berbagai perusahaan baik nasional maupun internasional.

Dilaksanakan secara daring, acara yang diikuti oleh 100 Perusahaan BUMN, Swasta, dan Luar Negeri ini mengusung tema Berkarya dan Berinovasi dengan Meningkatkan Budaya Mutu dan Produktivitas.

Sementara Gugus Angguk-Angguk Mantul dalam pemaparan presentasi dengan judul “Pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan/ EBT melalui Invensi PERTA-BEST (Pembangkit Listrik Tenaga Respons Kapal) di PT PTK Cabang Surabaya” berhasil meraih penghargaan The Most Favorite Team dan Karya Inovasi kategori Platinum pada ajang tersebut.

“Kita berharap, inovasi dapat membantu sesama dan membawa kemajuan bagi perusahaan. Inovasi ini juga merupakan upaya PTK dalam menerapkan komitmen ESG Pertamina Group yang selaras dengan SDGs dalam menjawab tantangan akan pertumbuhan berkelanjutan,” katanya di Jakarta, Rabu (24/11/2021).

“Energi baru terbarukan adalah tanggung jawab kita bersama. PTK turut berkontribusi dengan inovasi pembangkit listrik tenaga respons kapal PERTA-BEST,” tambah Nepos.

Menurutnya, PERTA-BEST (PEmbangkit listRik Tenaga enAm derajat keBEbaSan mooring boaT) merupakan inovasi berupa alat atau equipment tambahan di kapal yang berfungsi untuk pembangkit tenaga listrik berbasis energi baru yang memanfaatkan sumber energi tenaga respons kapal terhadap gaya-gaya eksternal / RAO (Response Amplitude Operator).

“Perolehan penghargaan ini tentu merupakan suatu kebanggaan bagi PTK. Dengan semangat sinergi, mari hadirkan inovasi-inovasi baru demi PTK yang lebih baik lagi,” tambah Nepos.

Lebih jauh ia mengatakan, dengan visi “Menjadi perusahaan jasa maritim yang terintegrasi dengan skala global pada tahun 2026”, PTK berkomitmen untuk merealisasikan visi perusahaan yang terus tumbuh dan berkembang.

“PTK juga berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan bisnis yang berorientasi pada aspek HSSE, kehandalan operasional, dan mengutamakan kepuasan pelanggan dalam bidang penyediaan jasa pelayaran sektor energi, penyediaan layanan maritim, dan penyediaan jasa logistik,” paparnya.

“Penghargaan pada forum inovasi nasional ini juga merupakan salah satu bukti dari keseriusan PTK dalam menerapkan core values AKHLAK BUMN, terutama pada poin Adaptif dan Harmonis,” lanjut Nepos.

PT PTK merupakan subsidiary dari PT Pertamina International Shipping – Subholding Integrated Marine Logistics terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam pengurangan jejak karbon sehingga operasional bisnis menjadi lebih enviromentally friendly.

PTK berpengalaman pada bisnis Pelayaran, Jasa Maritim, Kepelabuhanan dan Logistik. Bisnis PTK didukung Region / Area Kerja PTK yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.(SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Monetisasi Gas Sengeti Dimulai, Pertamina EP Buka Peluang Investasi dan Perkuat Ketahanan Energi Jambi

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina EP Jambi memulai monetisasi gas bumi dari Lapangan Sengeti,...

PHR Jangkau 10 Ribu Penerima Manfaat, Program Pemberdayaan Perkuat Dukungan Masyarakat di Sumatra

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina Hulu Rokan (PHR) memperkuat dukungan masyarakat di wilayah operasinya...

Proyek LNG Abadi Masela Resmi Dimulai, Investasi USD21 Miliar Siap Dorong Hilirisasi Gas

Jakarta, situsenergi.com Indonesia resmi memulai pembangunan proyek LNG Abadi Masela senilai USD21...

Pertamina EP Papua Field Bekali Talenta Papua Hadapi Dunia Kerja Migas

Sorong, situsenergi.com Pertamina EP Papua Field menggelar pembekalan bagi 41 peserta program...