Home LISTRIK Capai Target NDC Indonesia 2030, Bappenas dan ETP Bangun Komunikasi
LISTRIK

Capai Target NDC Indonesia 2030, Bappenas dan ETP Bangun Komunikasi

Share
Ilustrasi Gardu Induk Milik PLN (Dok: PLN)
Share

Jakarta, situsenergi.com

Kementerian PPN/Bappenas dan Energy Transition Partnership (ETP) akan membangun komunikasi dan koordinasi yang solid untuk mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia pada 2030 mendatang.

Hal ini terungkap saat penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah Indonesia dengan ETP dalam rangka mengejar target Energi Baru Terbarukan (EBT) 23 persen pada 2025 sesuai Perjanjian Paris.

Menurut Direktur Sumber Daya Energi, Mineral, dan Pertambangan Kementerian PPN/Bappenas Yahya Hidayat, nota kesepahaman ini bertujuan memperkuat kerja sama ETP dengan pemangku kepentingan dan perusahaan Indonesia diantaranya untuk mewujudkan infrastruktur tangguh yang berkelanjutan, menambah investasi dalam energi terbarukan serta memperkuat koordinasi kelembagaan.

“Saya yakin kerja sama ini akan bermanfaat untuk transisi energi yang inklusif dengan tujuan meningkatkan ketahanan energi nasional,” kata Yahya Hidayat di Jakarta, Senin (08/11/2021).

Lebih jauh ia mengatakan, hingga saat ini ETP telah memberikan hibah senilai USD 1,3 juta kepada PT PLN untuk menyusun perencanaan detail teknis modernisasi pusat kontrol ketenagalistrikan sistem Pusat Pengatur Beban (P2B) Jawa, Madura, dan Bali.

“Dalam implementasinya, ETP membantu PLN memodernisasi struktur teknologi kontrol ketenagalistrikan untuk mengawasi, memantau, mengoperasikan dan merencanakan sistem kelistrikan saat ini maupun masa depan,” pungkasnya.

Sementara Direktur Southeast Asian ETP Sirpa Jarvenpaa mengatakan, untuk memperkuat kapasitas Indonesia dalam meningkatkan penggunaan energi terbarukan dalam bauran energi, pihaknya berusaha memberikan bantuan teknis yang dikombinasikan dengan dukungan keuangan.

“ETP juga berupaya untuk menciptakan peluang sosial dan ekonomi serta investasi yang berkelanjutan di Indonesia. Kami mendorong proyek energi terbarukan dan efisiensi energi yang benar-benar melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat, serta mewujudkan kondisi hijau, sehat, dan sejahtera bagi semua,” paparnya.

Ia juga mengungkapkan, alah satu program strategis ETP adalah penyusunan opsi penghentian awal pembangkit listrik tenaga batu bara dan meningkatkan kualitas sistem pengaturan ketenagalistrikan dengan sistem yang lebih modern untuk mendorong implementasi energi terbarukan.
(ERT/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Blackout Listrik Jadi Alarm Ketahanan Energi Nasional

Jakarta, situsenergi.com Terjadinya blackout atau padam listrik massal di sejumlah wilayah Indonesia...

Blackout Listrik Mengancam Dunia! RI Bukan Satu-satunya, Negara Ini Pernah Kena Dampak 620 Juta Orang

Jakarta, Situsenergi.com Siapa yang menyangka bahwa pemadaman listrik total atau blackout bukan...

PLN Pastikan Sistem Listrik Sumatra Stabil, Pasokan 5.579 MW Sudah Kembali Mengalir

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN (Persero) terus mempercepat pemulihan sistem kelistrikan Sumatra usai...

Sofyano Puskepi Nilai PLN Responsif Sampaikan Progres Pemulihan Kelistrikan Sumatra

JAKARTA,situsenergi.com Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (PUSKEPI) Sofyano Zakaria menilai PLN proaktif...