Home LISTRIK Harga Saham Emiten Penyedia Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik Kian Tergerus
LISTRIK

Harga Saham Emiten Penyedia Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik Kian Tergerus

Share
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Kinerja saham beberapa emiten penghasil bahan baku baterai untuk kendaraan listrik tak lagi bersinar. Tercatat harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) justru merosot 2,08 persen pada jelang penutupan perdagangan tepatnya pukul 15.58 WIB. Hal yang sama juga terjadi pada saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang turun 0,82 persen.

Sementara harga saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) stabil di level Rp89 per lembar saham meski sepanjang perdagangan dominan melemah. Kemudian harga saham PT Timah Tbk (TINS) melemah 2,02 persen. Pelemahan harga saham empat emiten ini tidak sebanding dengan gaung pemerintah yang baru saja meresmikan pabrik baterai mobil listrik yang dirancang akan menjadi yang terbesar se-Asia Tenggara di Karawang, Jawa Barat pads pekan lalu.

Meski begitu diakui Senior Investment Information, Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Muhammad Nafan Aji Gusta, bahwa pelemahan harga saham emiten nikel hanyalah fenomena jangka pendek.

Tetapi secara jangka panjang, dia optimis harga saham emiten nikel akan membaik dan menjadi pertimbangan yang layak dicermati investor. Sebab permintaan terhadap produk olahan nikel akan meningkat seiring kemajuan pembangunan ekosistem terintegrasi kendaraan listrik di Indonesia.

“Harga komoditas, termasuk nikel sedang turun. Jadi ini koreksi yang wajar saja. Program ini juga sangat penting bagi ketahanan energi nasional kita di masa depan,” ujar Nafan dalam keterangannya, Senin (20/9/2021).

Indonesia merupakan negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia. Ini membuat Indonesia memiliki posisi strategis dalam industri baterai global.

Komisaris Utama Holding BUMN Baterai, Indonesia Battery Corporation (IBC), Agus Tjahajana sempat mengatakan bahwa Indonesia memiliki cadangan nikel sebesar 21 juta ton.

“Total luas wilayah tambang nikel di Indonesia mencapai 836.000 hektare,” kata dia. (DIN/Rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Clean Energy Day PLN EPI Pangkas Emisi 710 Kg CO2e, Libatkan 246 Pegawai

Jakarta, Situsenergi.com Program Clean Energy Day yang dijalankan PT PLN Energi Primer...

PLN dan KKP Sepakat Perkuat Listrik untuk Dukung Ketahanan Pangan dan Energi

Jakarta, situsenergi.com PT PLN (Persero) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat...

Tarif Listrik Juli-September 2026 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli dan Stabilitas Ekonomi

Jakarta, situsenergi.com Pemerintah menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk Triwulan III...

PLN EPI Dorong Bioenergi, Potensi Biomassa Indonesia Capai 83,4 Juta Ton per Tahun

Jakarta, situsenergi.com PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus memperluas pengembangan...