Home LISTRIK Pasokan Listrik Aman, Arifin Tasrif Berharap Produksi Blok Rokan Terjaga
LISTRIK

Pasokan Listrik Aman, Arifin Tasrif Berharap Produksi Blok Rokan Terjaga

Share
arifin tasrif berharap produksi blok rokan terjaga
Share

Jakarta, Situsenergi.com 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengapresiasi langkah PT PLN (Persero) yang telah menyelesaikan proses akuisisi pembangkit listrik berkapasitas 300 MW milik PT Mandau Cipta Tenaga Nusantara (MCTN) melalui penandatanganan perjanjian Jual Beli Saham antara PT PLN (Persero) dengan pemegang saham MCTN, yaitu PT Chevron Standard Limited (CSL).

Proses penandatanganan sendiri dilakukan hari ini, Selasa (6/7/2021) secara virtual, dan disaksikan oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Wakil Menteri BUMN Pahala N Mansuri.

Arifin Tasrif berharap, kedepannya PLN dan Pertamina bisa terus bersinergi, untuk menciptakan kedaulatan energi di Indonesia.

“Wilayah kerja Rokan yang akan dikelola oleh PHR itu membutuhkan listrik 400 MW dan uap sebesar 335 ribu barel steam per hari. Pagi ini kita menyaksikan PLN dan Chevron Standard Limited telah menandatangani PSA dari PT Mandau Cipta Tenaga Nusantara. Melalui akuisisi 100 persen saham MCTN, PLN akan memastikan pasokan listrik yang tetap handal untuk blok Rokan, sehingga tidak akan mempengaruhi produksi wilayah kerja Rokan,” ujarnya, Selasa (6/7/2021).

Arifin menambahkan, dengan diakusisi oleh PLN, maka hal ini akan memberikan jaminan pasokan listrik tetap handal untuk wilayah kerja Rokan. “Harapannya Pertamina mampu menjaga keberlanjutan produksi migas di wilayah kerja Rokan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, PLN sudah menandatangani perjanjian jual beli listrik dan uap dengan PHR pada 1 Februari 2021 lalu. Perjanjian tersebut dibagi menjadi dua, yakni jangka pendek dan jangka panjang.

Untuk jangka pendek, PLN harus menggunakan aset yang sudah ada saat ini karena produksi tidak bisa berhenti. Dengan akuisisi pembangkit listrik MCTN ini, artinya perseroan bisa memastikan aliran listrik ke Blok Rokan akan tetap berjalan lancar saat Pertamina ambil alih Blok Rokan pada bulan depan.

Pasokan listrik dari pembangkit listrik PLTG Cogen NDC MCTN ini setidaknya bisa berlangsung hingga sekitar tiga tahun ke depan. Sementara untuk memasok listrik jangka panjang, PLN membutuhkan waktu sekitar tiga tahun untuk membangun interkoneksi listrik sistem Sumatera ke Blok Rokan. (SNU/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PLN Siapkan Jurus Listrik Hijau, Industri RI Bisa Lebih Kuat Bersaing di Pasar Global

Jakarta, Situsenergi.com Industri Indonesia menghadapi tuntutan baru di pasar global: bukan hanya...

PLN Buka Berburu Karya Jurnalistik, 81 Jurnalis Terbaik Bakal Masuk Seleksi Nasional!

Jakarta, Situsenergi.com PLN Journalist Awards (PJA) 2026 kembali hadir dengan peluang bagi...

PLN Buka Jalan Investasi Hijau, Investor Global Kini Punya Jurus Baru

Jakarta, Situsenergi.com PT PLN (Persero) mulai memperkuat pasar energi hijau Indonesia dengan...

Selangkah Lagi, Gas Natuna Siap Aliri Pembangkit Listrik Batam

Jakarta, Situsenergi.com Pasokan energi listrik di Batam akan semakin andal seiring dengan...