Home ENERGI Pertamina Lantik Dua Pejabat Baru di Subholding Upstream
ENERGI

Pertamina Lantik Dua Pejabat Baru di Subholding Upstream

Share
6 Subholding Pertamina Terbentuk, Ahok Berharap Ada Peningkatan Remunerasi Karyawan
Share

Jakarta, Situsenergi.com

PT Pertamina (Persero) melalui Rapat Umum Pemegang Saham melakukan  perubahan jajaran Direksi di lingkungan Subholding Upstream. Terdapat 2 posisi direksi yang dilakukan pergantian, antara lain Direkktur SDM & Penunjang Bisnis PT Pertamina Hulu Energi, yang semula dijabat Lelin Eprianto, digantikan oleh Oto Gurnita dan Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan atau Regional Sumatera, yang semula dijabat oleh Ricardo Perdana Yudantoro, digantikan oleh Jaffee A. Suardin.

“Pergantian manajemen adalah hal biasa dalam setiap organisasi untuk tujuan penguatan manajemen, baik di Subholding maupun anak perusahaan. Mewakili manajemen Subholding Upstream, kami sampaikan terima kasih dan apresiasi atas jasa serta pengabdian yang telah diberikan oleh Bapak Lelin Aprianto sebagai DIrektur SDM & Penunjang Bisnis Pertamina Hulu Energi dan Bapak Ricardo Perdana Yudantoro selama menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan,” ujar Corporate Secretary Pertamina Hulu Energi sebagai Subholding Upstream, Whisnus Bahriansyah di Jakarta, Kamis (06/5).

Sementara Oto Gurnita sendiri memiliki 30 tahun pengalaman dalam industri migas mencakup Engineering, Manajemen Proyek, Pengendalian Proyek, Pengelolaan Rantai Pengadaan, Fabrikasi, konstruksi, HSSE dan Produksi. Sebagain besar pengalamannya berkaitan dengan pengeloalaan proyek-proyek Fasilitas Produksi baik proyek di darat dan lepas pantai, Brown & Green Field Development, dan Surface/Floating/Subsea Facilities.

Sementara Jaffee A. Suardin, sebelumnya menjabat sebagai Deputi Perencanaan SKK Migas dan telah memiliki pengalaman di Industri migas selama puluhan tahun.

“Dengan pengalaman beliau berdua selama berpuluh tahun berkecimpung di Industri Migas, tentunya diharapkan memberi semangat baru bagi perusahaan untuk dapat mempercepat pencapaian target-target yang telah ditetapkan,” tutup Whisnu.(Ert/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...