Home MIGAS EWI Soroti Dua Hal Terkait Kasus Pencurian Minyak Pipa Bawah Laut di Tuban
MIGASOPINI

EWI Soroti Dua Hal Terkait Kasus Pencurian Minyak Pipa Bawah Laut di Tuban

Share
Ferdinand Hutahean
Share

Jakarta, Situsenergi.com

Energi Watch Indonesia (EWI) menyoroti dua hal penting atas terjadinya kasus pencurian minyak di pipa bawah laut milik Pertamina di Tuban, Jawa Timur. Pertama pengungkapan secara menyeluruh terhadap kasus pencurian itu dan kedua lemahnya pengawasan objek vital negara, sehingga kasus tersebut bisa terjadi.

Sebagaimana diketahui, tim Polairud Mabes Polri bersama Pertamina berhasilĀ  menggagalkan upaya pencurian bahan bakar di Fuel Terminal Tuban pada Minggu dini hari, 14 Maret 2021. Dalam operasi tangkap tangan itu, Polairud juga menangkap 10 terduga pelaku dan menyita barang bukti sebuah kapal MT Putra Harapan yang digunakan untuk menampung BBM jenis solar dari terminal tersebut.

“Poinnya harus dilihat ada tidaknya keterlibatan orang dalam. Kedua adalah terkait dengan pengamanan objek vital nasional karena Pertamina ini kan objek vital nasional. Kalau bisa ada pencurian seperti ini, ada yang salah dari pengamanan ini,” ujar Direktur Eksekutif EWI, Ferdinand Hutahean kepada Situsenergi.com, Rabu (17/3/2021).

Ferdinand berharap, Mabes Polri jangan hanya berhenti pada penangkapan terduga pencuri saja, melainkan juga harus mendalami kemungkinan keterlibatan orang dalam Pertamina sendiri. Menurutnya, hal pencurian di fuel terminal itu adalah hal yang tak lumrah. Sebab sepengetahuannya, objek vital negara pasti dijaga ketat oleh aparat keamanan.

“Harus dikembangkan penyelidikan kesana (kemungkinan keterlibatan orang dalam), atau jika masalahnya adalah keamanan, maka Pertamina harus melakukan koordinasi yang intensif dan lebih baik lagi dengan mabes Polri bagian PAM Obvit agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Tim Polairud Mabes Polri Komisaris Besar Yuldi mengatakan timnya telah melakukan pemantauan secara intensif dan mencurigai gerak-gerik para pelaku pencurian. Dari hasil pemantauan pihaknya maka terjadilah aksi tangkap tangan tersebut.

ā€œDengan upaya ini kami dapat menghentikan tindak kejahatan yang berdampak pada kerugian negara,ā€ kata Yuldi dalam keterangan tertulis, Rabu (17/3/2021).

Sementara Executive General Manager Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, C.D. Sasongko menyampaikan apresiasi terhadap Tim Polairud Mabes Polri yang telah menangkap para pelaku. Dia mengatakan Fuel Terminal di Tuban merupakan salah satu obyek vital nasional.

ā€œDengan keamanan obvitnas oleh Polairud yang mendapat perhatian khusus seperti ini, maka kami dapat fokus melakukan distribusi energi dan melayani kebutuhan masyarakat,” ujar Sasongko.

Dia memastikan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait untuk mendukung proses hukum terhadap para pelaku dan mengungkap kasus tersebut hingga ke akarnya. (SNU/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Sumur Pertamina EP di Sumsel Bikin Kejutan, Produksi Tembus 475 BOPD!

Jakarta, Situsenergi.com Pertamina EP (PEP) Aset 2 yang berada di bawah Pertamina...

Kapal Terbakar di Selat Sunda, PTK Kerahkan 11 Oil Boom untuk Cegah Tumpahan BBM

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) bergerak cepat merespons insiden kebakaran...

Princeton University Intip Dapur Digital Pertamina, AI Jadi Sorotan!

Jakarta, Situsenergi.com Transformasi digital Pertamina menarik perhatian perwakilan Princeton University, Amerika Serikat....

Produksi Panas Bumi Pertamina Geothermal Pecah Rekor, Tembus 4.114 GWh!

Jakarta, Situsenergi.com PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatatkan rekor produksi listrik...