Home ENERGI PTBA Siap Pasok Karbon Aktif Ke ACT Sebanyak 12 Ribu Ton
ENERGI

PTBA Siap Pasok Karbon Aktif Ke ACT Sebanyak 12 Ribu Ton

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) dan perusahaan asal Australia, Activated Carbon Technologies Pty Ltd (ACT) sepakat menjalin kerja sama bisnis jual beli karbon aktif. Sebagai langkah awal, PTBA sepakat melego produk turunan batubaranya ke ACT sebanyak 12 ribu ton per tahun.

Menurut Direktur PTBA, Fuad IZ Fachroeddin, menjelaskan bahwa ACT menjadi salah satu perusahaan yang telah bersepakat dengan PTBA menjalin bisnis setelah keduanya menandatangi Head of Agreement (HoA) pada 22 Desember 2020 lalu.

“PTBA akan memproduksi karbon aktif dan ACT bertindak sebagai offtaker hasil produksi yang akan dilakukan di Tanjungenim, Sumatra Selatan. Sedangkan, terkait kualitas produk dan term komersial lainnya akan disepakati lebih lanjut dalam bentuk perjanjian jual-beli,” ujar Fuad dalam keterangannya, Rabu (6/1).

Lebih lanjut Fuad menyampaikan, PTBA berencana membangun pabrik di Kawasan Industri Tanjung Enim (BACBIE) untuk memproduksi karbon aktif sebanyak 12 ribu ton per tahun, dengan mengolah sebanyak 60 ribu ton batubara per tahun.

Dia mengungkapkan, persiapan Front End Engeneering Design ( FEED ) untuk pabrik akan dimulai pada 2021.

“Ini kembali menjadi milestone bagi PTBA dengan adanya penandatanganan HoA bersama ACT yang akan menjadi offtaker 12 ribu ton karbon aktif per tahun. Diharapkan pada 2023, realisasi pengapalan pertama karbon aktif dari Tanjung Enim ke pelabuhan di Australia dapat terwujud,” paparnya. (DIN/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...