Home ENERGI Menteri ESDM Sebut Rasio Elektrifikasi Capai 99,2%
ENERGI

Menteri ESDM Sebut Rasio Elektrifikasi Capai 99,2%

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Pemerintah melalui Kementerian ESDM mengklaim bahwa program elektrifikasi berjalan sesuai harapan di sepanjang tahun 2020 lalu. Hal itu dilihat dari realisasi rasio elektrifikasi yang berhasil dilakukan pemerintah meningkat menjadi 99,2 persen.

Menteri ESDM, Arifin Tasrif menjelaskan bahwa rasio elektrifikasi dalam enam bulan terakhir terus meningkat sebesar 14,85 persen. Jika di tahun 2014 rasio elektrifikasinya sebesar 14,85 persen, kini sudah mencapai 99,2 persen. Capaian ini dinilai impresif di tengah berbagai persoalan dalam pembangunan jaringan listrik hingga ke end user.

“Rasio elektrifikasi dalam enam tahun terakhir meningkat 14,85 persen. Tahun 2021 ini kita targetkan rasio elektrifikasinya bisa capai 99,9 persen,” kata Arifin dalam konferensi pers virtual, Kamis (7/1/2021).

Dijelaskan bahwa dari seluruh wilayah di Indonesia, hanya tinggal satu wilayah yaitu di Nusa Tenggara Timur (NTT) dimana rasio elektrifikasinya masih rendah sebesar 88 persen. Sementara propinsi lain sudah di atas 90 persen.

Arifin meyakini dengan berbagai sumber daya alam dan juga kemampuan APBN, rasio elektrifikasi tahun 2021 akan mencapai target yang ditetapkan. Saat ini tinggal empat wilayah yang rata-rata rasio elektrifikasinya masih belum dioptimalkan yaitu di Papua, Maluku, Sulawesi Utara dan Kalimantan Tengah.

“Kalau lihat dari slide yang terpampang memang masih ada satu daerah yang harus kita tingkatkan karena ada di level 88 persen. Mudah-mudahan di tahun 2021 kita bisa, kita angkat ke atas ke 95 persen,” pungkasnya. (DIN/Rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...