Home ENERGI Pertamina Apresiasi Usaha UMKM Berbasis Socioprenenur
ENERGI

Pertamina Apresiasi Usaha UMKM Berbasis Socioprenenur

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Pembinaan dan pendampingan UMKM binaan oleh PT Pertamina (Persero) melalui Program Kemitraan terus dilakukan secara masif. Tujuannya jelas untuk mendorong para UMKM binaan naik kelas dan mengembangkan usahanya serta dapat membantu masyarakat sekitar untuk menyediakan lapangan pekerjaan.

Salah satu mitra Binaan Pertamina, Naning Herdining sudah menerapkan hal ini. Pemilik UMKM Indah Cipta ini telah menerapkan usaha berbasis sociopreneur dalam menjalankan bisnisnya. “Saya ajak ibu-ibu rumah tangga yang menganggur untuk bantu membuat kerajinan bantal. Supaya jadi pemasukan untuk mereka juga,” kata Naning.

Saat ini, kata dia, sudah ada sekitar 5 hingga 6 karyawan yang membantu usahanya dan bisa terus bertambah tergantung pada banyaknya pesanan yang datang. Naning akan bertugas menggunting pola pada kain satin lalu memberikan pada karyawan untuk disempurnakan. “Karena ini produk handmade, kualitas sangat dijaga sehingga 1 bantal ukuran 40×40 bisa selesai 3-4 hari,” imbuhnya.

Usaha yang berbasis di daerah Takalar, Sulawesi Selatan ini telah dijalani Naning sejak tahun 2000. Pada awalnya, ia hanya iseng mengisi waktu luang untuk membuat sarung bantal dan gorden smock. Namun, karena positifnya komentar dari keluarga dan tetangga sekitar, membuat Naning serius menggeluti usaha ini.

Beragam karya seperti sarung bantal, bantal guling, taplak meja, bed cover, sampai tas pesta, ia jajakan dalam tokonya. Untuk masalah harga, Naning tidak mematok harga yang tinggi, untuk barang dagangannya jika dilihat dari tingkat kerumitan pembuatan. Yakni berkisar antara Rp 50 ribu hingga paling Rp 125 ribu per sarung bantalnya.

Berkat kegigihannya, Naning bisa mendapatkan omzet hingga Rp 10 juta per bulan. Saat ini, dengan menjadi mitra binaan Pertamina, perempuan kelahiran Madiun ini memiliki banyak kesempatan untuk mempromosikan produknya dalam ajang pameran seperti yang digelar di Samarinda tahun 2017 lalu. “Semoga dengan bantuan modal dari Pertamina ini dapat saya manfaatkan untuk mengembangkan usaha dan membantu banyak orang,” tuturnya.

Sementara Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengungkapkan, bahwa Pertamina mengapresiasi usaha berbasis socioprenenur yang dijalani oleh Naning. Menurutnya, hal ini merupakan contoh penerapan Goal 8 Sustainable Development Goals (SDGs). ”Dengan naik kelasnya para UMKM, diharapkan para pekerjanya makin sejahtera dan membawa multiplier effect bagi semuanya,” tutup Fajriyah.(ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

PTBA dan PNRE Jajaki PLTS di Lahan Pascatambang

Jakarta, Situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) bersama PT Pertamina New...

KII Gandeng OMS Italia, Industri Valve Nasional Siap Naik Kelas Lewat Alih Teknologi

Cikarang, situsenergi.com PT Katup Industri Indonesia (KII) memperkuat langkahnya di industri manufaktur...

Penyesuaian Regulasi Harga LNG Diperlukan Demi Jaga Daya Saing Industri Nasional

Jakarta, situsenergi.com Lonjakan harga LNG global menekan pasar energi dunia. Kerusakan fasilitas...

PTBA Tebar Dividen Jumbo Rp1,32 Triliun, Pemegang Saham Auto Cuan!

Jakarta, situsenergi.com PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) memutuskan membagikan dividen tunai...