Home ENERGI Peduli Pendidikan, Medco E&P Bantu 1.000 Gawai Gratis
ENERGI

Peduli Pendidikan, Medco E&P Bantu 1.000 Gawai Gratis

Share
medco e&p bantu 1.000 gawai gratis
Share

Jakarta, situsenergy.com

Sejak Pandemi, Pekerja & Manajemen Medco Group melalui Medco Foundation terus mendukung program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi para siswa sekolah. Kali ini, perusahaan menyalurkan bantuan sebanyak 200 gawai untuk sekolah-sekolah yang membutuhkan gawai tersebut pada masa pandemi Covid-19 di Kota Tarakan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan 1000 Gawai bagi Anak Negeri yang berasal dari donasi Pekerja & Manajemen Medco Group. Program ini bertujuan agar seluruh anak bangsa dapat terus belajar tanpa terkendala sarana komunikasi. Sebab diakui masih banyak anak sekolah yang tidak memiliki sarana gawai sehingga untuk PJJ harus meminjam dari tetangga atau saudaranya.

VP Relations & Security Medco E&P, Drajat Panjawi mengatakan, bantuan tersebut menunjukan adanya kepedulian dari pekerja dan manajemen Medco Group dalam mendukung upaya Pemerintah menghadapi dampak Pandemi COVID-19.

“Medco Group merupakan bagian dari masyarakat Kota Tarakan, oleh karena itu kami juga terus mendukung kemajuan sumber daya manusianya melalui program ini,”ujar Drajat Panjawi dalam keterangannya, Minggu (13/12/2020).

Salah satu yang menerima bantuan gawai adalah Hasbi, seorang siswa SD Negeri 047, Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara). Dengan adanya bantuan itu dirinya mengaku sangat gembira lantaran menerima bantuan itu. Bayangan dirinya akan putus sekolah akibat tidak memiliki gawai seperti kakaknya sirna sudah. Hasbi, salah satu siswa yang ditemui Medco Group, bernasib kurang beruntung karena perekonomian orangtuanya sehingga tidak memiliki gawai.

Hasbi memiliki sembilan saudara, Mereka selama mengikuti PJJ harus meminjam gawai dari saudara orangtuanya Mereka harus memakai gawai bergantian. Akibat kondisi ini, seorang kakaknya, tidak dapat meneruskan studinya. Hasbi adalah anak ketujuh dari Lahama, petani serabutan di Kota Tarakan.

“Alhamdulillah, saya bisa belajar lagi. Kakak Hasbi tidak bisa sekolah lagi karena kami tidak memiliki HP,” ujarnya. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...