Home ENERGI Libur Nataru, YLKI: Pertamina Mampu Jaga Protokol Kesehatan
ENERGI

Libur Nataru, YLKI: Pertamina Mampu Jaga Protokol Kesehatan

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Yayasan Lembaga Konsumen menilai Pertamina mampu layani masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dalam berbagai kondisi seperti kemungkinan padatnya di jalan tol, menghindari antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sehingga protokol kesehatan saat pengisian BBM tetap terjaga.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pengaduan dan Hukum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sularsi di Jakarta, Selasa (22/12/2020). “Ini pelayanan ekstra, karena Pertamina mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat. Dan kami menyambut baik apa yang dilakukan Pertamina, karena bisa mengantisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan. Termasuk membantu menjaga protokol kesehatan saat pembelian BBM,” kata Sularsi.

Menurut Sularsi, layanan tambahan tersebut memang positif. Digitalisasi pembayaran nontunai melalui aplikasi MyPertamina, misalnya dinilai bisa membantu penerapan protokol kesehatan saat pandemi Covid-19. “Ini kan tujuannya untuk keamanan supaya tidak terjadi sentuhan,” ujarnya.

Ia menambahkan, layanan SPBU mobile juga sangat penting karena menjadi salah satu alternatif agar masyarakat tidak kehabisan BBM. “Apalagi ruas tol sangat panjang, sekian ratus kilometer, kemudian Cipali ditambah sampai Solo, ini kan panjang sekali,” kata dia.

Lenih jauh ia mengatakan, tingkat kepadatan lalu lintas libur Nataru kali ini belum tentu sepadat tahun-tahun sebelumnya, apalagi, pada saat bersamaan Pemerintah mengeluarkan aturan yang ketat terkait prosedur keluar masuk daerah tertentu. “Tetapi ini kan antisipasi. Dan Pertamina sudah menjalankan upaya antisipasi tersebut dengan tepat,” kata dia.

Meski demikian dia mengingatkan, agar Pertamina juga memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan petugas di lapangan termasuk di antaranya, keamanan petugas motoris yang mengantarkan BBM kepada konsumen.

Sementara terkait pembayaran nontunai, Pertamina hendaknya juga mengantisipasi jika terjadi kendala, misal sinyal kurang baik sehingga mengganggu pembayaran nontunai.

Dalam kondisi demikian, tambahnya, Pertamina hendaknya mempersiapkan upaya lain agar pelayanan tidak terganggu. “Termasuk di antaranya adalah para pengemudi angkutan umum agar mereka juga mengerti mengenai layanan digital tersebut,” tutupnya.(ert/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...

Kemenkeu-ESDM Kompak Gaspol! Purbaya dan Bahlil Siap Genjot PNBP hingga Listrik Desa

Jakarta, situsenergi.com Kementerian Keuangan dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...