Home ENERGI Hadapi Tekanan Industri Migas, Elnusa Optimalkan Diversifikasi Portofolionya
ENERGI

Hadapi Tekanan Industri Migas, Elnusa Optimalkan Diversifikasi Portofolionya

Share
Share

Jakarta, Situsenergy.com

Sektor minyak dan gas bumi (migas) masih belum lepas dari tekanan pandemi covid-19 dan penurunan harga minyak dunia.  Hal ini tentu saja berdampak pada industri migas pada umumnya baik di level nasional ataupun global.

Oleh sebab untuk meminimalisir dampak dari tekanan pada sektor industri migas ini, sejumlah strategi telah diterapkan oleh PT Elnusa Tbk. Beberapa upaya yang dilakukan seperti diversifikasi portofolio untuk menjaga capaian agar tetap solid. Upaya yang dilakukan oleh emiten jasa penunjang migas ini pun cukup berhasil lantaran hingga kini tidak  melakukan pengurangan karyawan dan kinerjanya tetap positif.

Head of Corporate Communication Elnusa, Wahyu Irfan menyampaikan bahwa pihaknya juga melakukan efisiensi untuk menjaga stabilitas perusahaan. Namun efisiensi yang dilakukan tetap mengacu pada standae yang ada dan tidak menganggu stabilitas kerja.

“Untuk menghadapi tantangan ini Elnusa memberikan total solution services, yang menawarkan rangkaian solusi jasa kepada klien dengan harga lebih kompetitif bila dibandingkan jasa migas tunggal atau terpisah,” kata Wahyu di Jakarta, Selasa (3/11/2020).

Secara umum, strategi Elnusa dalam menghadapi tantangan pandemi covid-19 dan penurunan harga minyak ialah dengan mengoptimalkan diversifikasi portofolio bisnis yang dimilikinya. Apalagi sebagai perusahaan jasa energi, pihaknya memiliki kompetensi dari hulu hingga hilir migas, yang menopang capaian konsolidasi perusahaan. Secara komposisi terhadap total pendapatan, jasa hulu migas memberikan kontribusi sebesar 53%, jasa distribusi dan logistik energi 43% dan sisanya 4% berasal dari jasa penunjang.

“Melalui strategi diversifikasi portofolio ini, Kami optimis kinerja konsolidasian Elnusa akan tetap positif,” pungkas Wahyu. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...