Home ENERGI Freeport Siap Bangun Smelter Terbesar di Kawasan Industri JIIPE
ENERGI

Freeport Siap Bangun Smelter Terbesar di Kawasan Industri JIIPE

Share
Share

Jakarta, situsenergy.com 

Fasilitas pemurnian (smelter) yang akan dibangun oleh PT Freeport Indonesia di kawasan industri (KI) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur diproyeksikan akan menjadi smelter terbesar di dunia. Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 100 hektare (ha) serta supporting area seluas 120 ha.

Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita mengatajan bahwa fasilitas pemurnian yang dibangun ini untuk meningkatkan kandungan logam yang diperkirakan akan menjadi tempat pengolahan tembaga paling besar. Menurutnya JIIPE adalah kawasan terintegrasi pertama di Indonesia dengan total area 3.000 hektare, yang terdiri dari kawasan industri, pelabuhan multiguna, area komersial dan perumahan.

“Banyak produk hilirisasi yang bisa dikejar (dari smelter ini) agar nantinya di Indonesia bisa ada pabrik-pabrik yang akan menggunakan hasil pemurnian dari Freeport. Nilai tambahnya bisa terus didorong,” kata Agus Gumiwang dalam keterangannya, Minggu (11/10).

Seperti diketahui PT Freeport Indonesia merupakan perusahaan tambang afiliasi dari Freeport-McMoran dan holding industri pertambangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Mining Industry Indonesia (MIND ID). MIND ID sebagai holding industri pertambangan BUMN, menginformasikan bahwa pembangunan smelter tengah mengalami kendala akibat dampak pandemi Covid-19 terhadap mobilitas kontraktor di lapangan.

“Perusahaan tersebut sedang membangun pemurnian tembaga sebagai bahan baku industri otomotif, industri elektronik, kabel, pabrik AC, konstruksi instalasi listrik hingga electric vehicle,” lanjutnya.

Rencananya, lanjut Agus, di kawasan industri JIIPE ini juga akan dikembangkan solar panel sebagai alternatif pasokan listrik dengan energi terbarukan. Solar panel akan dibangun secara floating di atas tujuh embung dan di atas atap pabrik. Untuk itu, Kemenperin terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga lain dalam rangka pelaksanaan rencana tersebut.

“Kemenperin terus berkoordinasi dengan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) serta pihak-pihak terkait mengenai perizinan solar panel di JIIPE,” pungkasnya. (DINrif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Solusi Percepat Transisi Energi

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit kini...

Rig PDSI Temukan Minyak 3.176 Barel per Hari, Sumur Baru di Prabumulih Bikin Optimistis

Jakarta, situsenergi.com Kinerja pengeboran PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) kembali mencuri...

Bioenergi Disebut Mampu Pangkas 12 Juta Ton Emisi dan Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja

Jakarta, situsenergi.com Pengembangan bioenergi nasional dinilai mampu memberikan manfaat ganda, mulai dari...

Selat Hormuz dan Perpres 26/2026 : Ketika Negara Belajar Membeli Minyak dalam Keadaan Darurat

Oleh : Andi N Sommeng Ada saat ketika negara tidak cukup hanya...